Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

China Tuding Muslim Uighur Ikut Berperang dengan ISIS/ISIL

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekitar 300 warga China ikut bertempur bersama dengan kelompok ISIS/ISIL di Suriah dan Iraq, lapor koran pemerintah Senin (15/12/2014) dilansir Reuters.

Dilansir People’s Daily, Global Times –tabloid milik Partai Komunis– melaporkan bahwa anggota Gerakan Muslim Turkestan Timur (ETIM) pergi ke Suriah lewat Turki untuk bergabung dengan ISIS/ISIL.

Menurut informasi dari berbagai sumber, termasuk pejabat keamanan di wilayah Kurdi Iraq, Suriah dan Libanon, sekitar 300 orang China ikut berperang bersama ISIS/ISIL di Iraq dan Suriah, tulis Global Times.

Para pejabat China menyalahkan ETIM atas kerusuhan di Xinjiang, kampung halaman orang-orang Muslim Uighur.

Pejabat China sendiri tidak tahu pasti berapa jumlah warganya yang ikut bergabung dengan kelompok ISIS/ISIL. Pada bulan Juli, utusan China untuk kawasan Timur Tengah Wu Sike, mengutip dari laporan media ketika dia mengatakan bahwa ada sekitar 100 warga China –kebanyakan anggota ETIM– ikut perang di Timur Tengah atau dilatih di sana.

China menuding anggota ETIM bersembunyi di daerah “tak bertuan” di sekitar perbatasan Afghanistan-Pakistan dan ingin mendirikan negara separatis di Xinjiang. Namun, tudingan pemerintah Beijing itu diragukan oleh banyak pakar, sebab ETIM dinilai sebagai kelompok yang kurang kuat persatuannya.

Para aktivis dan pemerhati HAM bahkan menilai bahwa masalah orang-orang Uighur yang dimarjinalkan secara ekonomi, ditindas budaya dan agamanya oleh China merupakan penyebab utama dari kekerasan etnis yang terjadi di Xinjiang, yang telah memakan korban jiwa ratusan orang selama dua tahun terakhir.

China mnuding pemerintah Turki menawarkan tempat perlindungan bagi pengungsi uighur yang melarikan diri meninggalkan negeri China melalui Asia Tenggara, yang mana hal itu menibulkan ancaman bahaya keamanan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Usai Ucapkan Selamat, Shafiq Terbang ke Abu Dhabi

Usai Ucapkan Selamat, Shafiq Terbang ke Abu Dhabi

Keamanan Turki Mulai Terkendali, Upaya Kudeta Dinilai Gagal

Keamanan Turki Mulai Terkendali, Upaya Kudeta Dinilai Gagal

Prancis Takut Pembunuh Yahudi Beraksi Lagi

Prancis Takut Pembunuh Yahudi Beraksi Lagi

Turki kepada Zionis Israel: Hamas Bukan Organisasi Teror

Turki kepada Zionis Israel: Hamas Bukan Organisasi Teror

Tatarstan Punya Taman Industri Halal

Tatarstan Punya Taman Industri Halal

Baca Juga

Berita Lainnya