Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Swiss Gelar Konferensi Hak-Hak Warga Palestina, Zionis Meradang

Presiden Swiss Didier Burkhalter
Bagikan:

Hidayatullah.com–‘Israel’ pada Jumat kemarin mengecam rencana Swiss untuk menjadi tuan rumah konferensi tentang penghormatan hak asasi manusia internasional di wilayah Palestina yang diduduki, dengan menuduh konferensi itu sebagai penyimpangan dari netralitas negara itu. Demikian lapor AFP dikutip Arab News,Sabtu (13/12/2014).

Swiss telah mengumumkan konferensi yang akan digelar pada 17 Desember nanti di Jenewa untuk merespon rekomendasi dari Majelis Umum PBB atas permintaan otoritas Palestina.

Namun Menteri Luar Negeri ‘israel’ mengatakan konferensi itu sebagai urusan yang “genting“ karena Swiss memutuskan menjadi tuan rumah konferensi itu, yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Palestina dan ‘israel’.

Warga Palestina menuntut resolusi PBB pada akhir tahun lalu untuk menetapkan jadwal penarikan ‘israel’ dari wilayah-wilayah pendudukan.

“Swiss adalah deposan dari Konvensi Jenewa … Peran pelopor mewajibkan Swiss untuk bekerja dengan cara yang netral dan apolitis,” kata Kementerian Luar Negeri ‘israel’ dalam sebuah pernyataan.

Konferensi itu akan didedikasikan secara khusus sebagai Konvensi Jenewa Keempat, yang menegaskan perlindungan kemanusiaan bagi warga sipil di zona perang.

“Keputusan pemerintah Swiss untuk mengadakan konferensi itu menimbulkan keraguan yang serius tentang komitmennya terhadap prinsip-prinsip ini karena Swiss memberikan bantuan untuk mempolitisasi Konvensi Jenewa pada khususnya dan hukum perang pada umumnya,” kata kementerian itu.

Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi pada tahun 2009 meminta Swiss untuk memimpin konsultasi untuk mengadakan konferensi seperti itu.
Para perwakilan permanen untuk PBB di Jenewa diperkirakan akan menghadiri konferensi itu. Kementerian Luar Negeri ‘israel’ mengatakan ‘israel’ “tidak akan mengambil bagian dalam konferensi itu” dan menyerukan negara-negara lain untuk memboikot pertemuan itu.

Presiden Swiss Didier Burkhalter mengatakan ia mengharapkan “partisipasi yang sangat besar” dalam konferensi tersebut.

“Tujuan kami adalah untuk memajukan prinsip-prinsip hukum kemanusiaan internasional,” kata Burkhalter.

“Meskipun ‘israel’ dan Amerika Serikat memboikot pertemuan itu, masyarakat internasional harus berbicara tentang masalah ini. Tidak ada rencana untuk memfitnah ‘israel’, ” tegasnya.*

 

Rep: Abdullah al-Musthofa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Afrika Barat Sepakat Kumpulkan Dana $1 Miliar untuk Perangi “Jihadis”

Afrika Barat Sepakat Kumpulkan Dana $1 Miliar untuk Perangi “Jihadis”

Aljazair “Hapuskan” Kurikulum Islam

Aljazair “Hapuskan” Kurikulum Islam

Militer Iraq Mengatakan Telah Membom Konvoi Kendaraan Al-Baghdadi

Militer Iraq Mengatakan Telah Membom Konvoi Kendaraan Al-Baghdadi

Paus Fransiskus Terima Pengunduran Diri Kardinal Terkait Penyembunyian Kasus Pendeta Pedofil

Paus Fransiskus Terima Pengunduran Diri Kardinal Terkait Penyembunyian Kasus Pendeta Pedofil

Coronavirus: Di Australia Pemakaman Hanya Boleh Dihadiri 10 Pelayat

Coronavirus: Di Australia Pemakaman Hanya Boleh Dihadiri 10 Pelayat

Baca Juga

Berita Lainnya