Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Personel AL Kanada Dilarang Menenggak Miras ketika Berlayar

Bagikan:

Hidayatullah.com–Royal Canadian Navy hari Jumat (12/12/2014) memberlakukan peraturan baru yang melarang minuman beralkohol dikonsumsi oleh personelnya, setelah beberapa pelautnya terlibat masalah karena teler, mabuk miras.

Sebelum peraturan baru itu dibuat, personel Angkatan Laut Kanada boleh menenggak miras setelah bebas tugas. Sekarang, mereka hanya diperbolehkan meminumnya sedikit saja dan dalam kondisi khusus, seperti perayaan Natal, serta harus dengan izin kapten kapalnya. Selain itu, mesin otomatis penyedia miras akan ditarik dari kapal-kapal AL Kanada.

“Konsumsi alkohol akan dilarang ketika kapal melaut,” kata Komandan AL Kanada Laksda Mark Norman kepada para wartawan.

“Sayangnya alkohol menyebabkan perilaku buruk dan sebagaimana di masa lalu kami hanya ingin berusaha dan meregulasinya sebaik mungkin,” kata Norman.

Pada bulan Juli, Norman memerintahkan kapal perang HMCS Whitehorse kembali ke Kanada dari latihan bersama di Amerika Serikat, setelah tiga pelautnya dituduh melakukan serangan seksual, mengutil di toko dan mabuk-mabukan sementara kapal mereka sedang berlabuh.

Norman mengatakan kasus Whitehorse dan “sejumlah kasus lain yang tidak dijabarkan” terkait pelaut teler, telah membuat dirinya kehilangan kepercayaan bahwa personel AL Kanada dapat berperilaku sepatutnya ketika sedang bertugas di laut.

Meskipun pelaut Kanada dilarang menenggak minuman beralkohol, namun peraturannya tidak akan sekeras AL Amerika Serikat yang melarang total minuman beralkohol di atas seluruh kapalnya, lansir Reuters.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Dunia Islam Mengusulkan Bantuan 850 Juta Dolar untuk Darfur

Dunia Islam Mengusulkan Bantuan 850 Juta Dolar untuk Darfur

Serangan Rudal Israel di Damaskus dan Homs pada Dini Hari

Serangan Rudal Israel di Damaskus dan Homs pada Dini Hari

Banyak Jenderal Terlibat Skandal, Pentagon Ubah Etika

Banyak Jenderal Terlibat Skandal, Pentagon Ubah Etika

Serangan Udara Bunuh Zahran Alusy, Pemimpin Jaisy Al Islam Suriah

Serangan Udara Bunuh Zahran Alusy, Pemimpin Jaisy Al Islam Suriah

Penasehat Mursy: Camp David Membuat Mesir Tidak Berdaulat

Penasehat Mursy: Camp David Membuat Mesir Tidak Berdaulat

Baca Juga

Berita Lainnya