Sabtu, 23 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Front Salafy Keluar dari Aliansi Nasional Bentukan Al-Ikhwan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Front Salafy menarik diri dari Aliansi Nasional untuk Mendukung Legitimasi bentukan Al-Ikhwan Al-Muslimun, kelompok yang menuntut dikembalikannya jabatan presiden Muhammad Mursy.

Dalam pernyataan resminya di laman Facebook, Front Salafy mengatakan bahwa mereka memprioritaskan masalah identitas, yang menurutnya dibayang-bayangi oleh apa yang disebutnya sebagai konsensus.

Front Salafy bergabung dengan Aliansi Nasional untuk Mendukung Legitimasi pada Juli 2013 setelah Mursy dilengserkan. Aliansi itu terdiri dari beberapa kelompok dan partai Islam, yang banyak di antaranya setahun belakangan sudah keluar dari perkumpulan tersebut karena beberapa alasan.

Sebelumnya pada bulan Septermber, partai bentukan Salafy, Al-Watan, keluar dari aliansi itu dengan alasan negara Mesir membutuhkan “payung lebih besar untuk menaungi dan mempersatukan seluruh faksi yang ada guna mengembalikan legitimasi dan demokrasi ke jalurnya.”

Dalam pernyataannya yang dirilis hari Kamis (4/12/2014) Front Salafy mengkonfirmasi pengungduran dirinya dengan mengatakan bahwa kerja mereka di luar aliansi itu akan menjamin aksi yang lebih bebas dan revolusioner yang konsisten dengan visi kelompoknya, lansir Ahram Online.

Pada hari Jumat 28 Nopember kelompok itu menyerukan “Kebangkitan Pemuda Muslim” untuk melindungi identitas Islam dan menolak kebijakan (sekuler) yang ditempuh pemerintah.

Puluhan tokoh Salafy Front di berbagai wilayah gubernuran ditangkap karena seruan itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Bank Commonwealth Australia Kehilangan Data 20 Juta Rekening

Bank Commonwealth Australia Kehilangan Data 20 Juta Rekening

ISF dan MPAC Sediakan Beasiswa Bagi Muslim AS

ISF dan MPAC Sediakan Beasiswa Bagi Muslim AS

Guru Ditegur Selipkan Al Ikhwan di Pelajaran Sekolah

Guru Ditegur Selipkan Al Ikhwan di Pelajaran Sekolah

Pengungsi Suriah dan Afghanistan Bentrok di Jerman

Pengungsi Suriah dan Afghanistan Bentrok di Jerman

Kemendagri Jerman: 35 Pemegang Paspor Diplomatik Turki Minta Suaka

Kemendagri Jerman: 35 Pemegang Paspor Diplomatik Turki Minta Suaka

Baca Juga

Berita Lainnya