Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Menterinya Hina Muslim, Modi Menolak Memecat

Menteri muda Sadhvi Niranjan Jyoti.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Menteri India, Narendra Modi, Jumat (5/12/2014) menolak tuntutan untuk memecat seorang menteri yang berkomentar menghina terhadap Muslim, sehingga menyebabkan kehebohan di parlemen dan terhentinya aktivitas selama empat hari.

Menteri muda Sadhvi Niranjan Jyoti mengatakan pada rapat umum di New Delhi bahwa mereka yang tidak mengikuti dewa Hindu Ram adalah “bajingan.”

Anggota parlemen dari oposisi meminta Sadhvi Niranjan Jyoti dikeluarkan dari dewan menteri karena komentarnya bertentangan dengan konstitusi sekuler India.

Modi menyebut pernyataan Sadhvi Niranjan Jyoti tidak dapat diterima, namun menolak untuk memecatnya. Dia mengimbau anggota parlemen hari Jumat untuk menjalankan fungsi parlemen.

Modi mengatakan kepada parlemen, komentar Jyoti itu tidak dapat diterima. Dia orang baru dan menjabat untuk pertama kalinya.

“Dia telah meminta maaf. Saya meminta parlemen untuk beraktivitas agar kita dapat melanjutkan pekerjaan untuk kepentingan negara,” kata Modi, seperti diberitakan AP.

Anggota parlemen yang marah menolak permintaan maaf Jyoti dan dia akan menghadapi tuduhan kriminal untuk mencoba menghasut kebencian komunal.

Sebelum menjadi Perdana Menteri India, Modi juga dikenal sering berkomentar anti-muslim dalam kampanyenya. Saat menjadi pemimpin pemerintahan di Provinsi Gujarat, sempat terjadi kerusuhan anti-Muslim yang dilakukan penduduk Hindu pada tahun 2002, mengakibatkan korban tewas diperkirakan mencapai 2000 orang. Meskipun ia menerapkan tembak di tempat bagi pelaku kerusuhan dan memberlakukan jam malam, tetapi organisasi hak asasi manusia dan pihak oposisi menyatakan, ia kurang cukup melakukan tindakan pencegahan.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

NATO Tak akan Ikut Campur Jika Iran Serang Israel

NATO Tak akan Ikut Campur Jika Iran Serang Israel

Kenya Bantah Prajuritnya Sembunyi di Rerumputan ketika Al-Shabaab Menyerang

Kenya Bantah Prajuritnya Sembunyi di Rerumputan ketika Al-Shabaab Menyerang

Kokain 5 Ton yang Disita Aparat Costa Rica akan Dikirim ke Rotterdam

Kokain 5 Ton yang Disita Aparat Costa Rica akan Dikirim ke Rotterdam

Baghdad dan Washington Sepakat Keluarnya Militer AS dari Iraq

Baghdad dan Washington Sepakat Keluarnya Militer AS dari Iraq

Sistem Peringatan Bawah-Tanah Selamatkan Banyak Nyawa di Suriah [2]

Sistem Peringatan Bawah-Tanah Selamatkan Banyak Nyawa di Suriah [2]

Baca Juga

Berita Lainnya