Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dua Bom Meledak di Masjid Kano Saat Shalat Jumat

Bom di dekat masjid di Kano November 2014.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sedikitnya 81 orang meninggal dunia dan 150 lainnya luka-luka setelah dua bom meledak di sebuah masjid di kota terbesar di utara Nigeria, Kano, ketika jamaah sedang menunaikan shalat Jumat.

Ledakan terjadi di luar bangunan Masjid Istana Amir. Para saksi mengataakn mereka mendengar suara tembakan tetapi tidak mengetahui siapa yang melepaskannya.

“Dua bom meledak, berturut-turut, di lingkungan Masjid Jami’ hanya sesaat setelah shalat dimulai,” kata seorang warga bernama Aminu Abdullahi, seraya menambahkan bom ketiga meledak tidak jauh dari tempat itu, lansir Aljazeera Jumat (28/11/2014).

Kantor berita AFP menyebut jumlah korban meninggal 120 orang.

Dari Yola, dekat negara bagian Adamawa, wartawan Aljazeera Rawya Rageh melaporkan bahwa ledakan terjadi di pusat Kano, kota terbesar di wilayah utara Nigera.

Amir (pemimpin) daerah itu, Sanusi Lamido Sanusi, dikabarkan berada di dalam masjid saat ledakan terjadi

Belum ada pihak yang mengakui sebagai pelaku serangan. Namun sebagian pihak menduga serangan dilakukan oleh kelompok Boko Haram.

Pekan lalu Sanusi yang merupakan tokoh Muslim yang disegani menyeru agar rakyat Nigeria mempertahankan diri mereka sendiri dari Boko Haram.

“Orang-orang ini [Boko Haram], mereka menyerang koa-kota, mereka membunuh anak laki-laki dan memperbudak anak perempuan … Rakyat harus bengkit melawan,” katanya kepada situs berita Daily Post dikutip Aljazeera.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

PBB Ambil Alih Bantuan Kemanusiaan, yang Dicuri Tak Kembali

PBB Ambil Alih Bantuan Kemanusiaan, yang Dicuri Tak Kembali

Universitas Leicester Punya Mahasiswa PhD Berusia 15 Tahun

Universitas Leicester Punya Mahasiswa PhD Berusia 15 Tahun

Guru Bahasa di Inggris Diminta Belajar Grammar

Guru Bahasa di Inggris Diminta Belajar Grammar

Warga Mesir Mulai Tak Ramah, WNI Makin Khawatir

Warga Mesir Mulai Tak Ramah, WNI Makin Khawatir

Uni Eropa Sambut Baik UU Otonomi bagi Muslim Moro

Uni Eropa Sambut Baik UU Otonomi bagi Muslim Moro

Baca Juga

Berita Lainnya