Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Anggaran Pada Yahudi Meningkat, Amerika: Kami Dukung “Israel” 6 Ribu Dolar Tiap Menit

Israeli President Shimon Peres (R) shakes hands with U.S. Secretary of State John Kerry (L) as Prime Minister Benjamin Netanyahu sits in between them during a ceremony marking Israel's annual day of Holocaust remembrance, at Yad Vashem in Jerusalem April 8, 2013. Israel on Monday commemorates the six million Jews killed by the Nazis in the Holocaust during World War Two. REUTERS/Gali Tibbon/Pool (JERUSALEM - Tags: POLITICS ANNIVERSARY CONFLICT) - RTXYDCO
Bagikan:

Hidayatullah.com–Surat kabar Yahudi Ma’arev edisi Selasa (11/11/2014) menukil dari anggota Knesset dari parntai Buruh Stav Shavir yang mengatakan bahwa anggaran entitas Yahudi untuk tahun 2015 mencakup kenaikan signifikan pada anggaran distrik permukiman.

Distrik Permukiman adalah semacam unit independen sebagai bagian dari Histadrut Zionis (serikat buruk Zionis) yang menjadi sayap pemerintah Zionis dalam mendirikan dan mengokohkan permukiman-permukiman Yahudi.

Shavir menambahkan bahwa kenaikan anggota permukiman Yahudi di tahun depan ini mencapai 240%, 75% di antaranya ditujukan untuk permukiman-permukiman di Tepi Barat dan al Quds Timur.

Menurut data yang nampak pada kertas anggaran Zionis tahun 2015, masalah ini berbicara tentang anggaran khusus Distrik Permukiman sekitar 140 juta shekel, dibandingkan anggaran untuk distrik yang sama pada anggaran tahun 2014 sebesar 58 juta shekel

8,5 Juta USD Perhari

Sementara itu, Wakil Presiden Amerika Joe Biden mengatakan bahwa negaranya tetap akan terus mendukungan keamanan entitas Yahudi sekitar enam ribu dolar setiap menitnya, yang totalnya 8,5 juta dolar setiap hari.

Hal tersebut disampaikan Biden dalam dialog dengan para wartawanan seputar masalah nulkir Iran, sebagaimana dilansir oleh CNN, Selasa (11/11/2014).

Menurut Biden, dirinya adalah seorang teman baik dan setia bagi Israel selama 30 tahun.Ia bahkan mengatakan, dirinya tak akan pernah meninggalkan Israel. [baca: Joe Biden: Amerika Serikat Tak Akan Tinggalkan Israel ]

“Kami tidak akan pernah meninggalkan Israel, “ demikian ungkap Biden saat sambutan pertemuan di sebuah Yayasan Yahudi Amerika Utara sebagaimana dikutip CNN.

“Saya berkata ‘Bibi saya tidak setuju dengan sesuatu yang kamu katakan tapi aku menyayangi, “ demikian pengakuan Wakil Presiden Amerika ini dalam wawancaranya dengan CNN, Senin (10/11/2014). Bibi adalah panggilan PM ‘Israel’ Benyamin Netanyahu.
Menurutnya, penjajah Israel tidak memiliki teman lain sebagaimana kesetiaan Amerika pada Zionis Israel.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

NetzDG Mengharuskan Pengelola Situs Internet di Jerman Menghapus Konten Ofensif

NetzDG Mengharuskan Pengelola Situs Internet di Jerman Menghapus Konten Ofensif

Penghentian Kekerasan Demi Keberhasilan Rencana Annan

Penghentian Kekerasan Demi Keberhasilan Rencana Annan

Buron 20 Tahun Bos Mafia Italia Ditangkap Saat Tidur

Buron 20 Tahun Bos Mafia Italia Ditangkap Saat Tidur

Tekan Kriminalitas di Makkah dengan Mempekerjakan Orang Burma

Tekan Kriminalitas di Makkah dengan Mempekerjakan Orang Burma

Peringati Hari “Martin Luther” AS Tetap Rasis

Peringati Hari “Martin Luther” AS Tetap Rasis

Baca Juga

Berita Lainnya