Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Roket Tanpa Awak Amerika Antares Meledak Saat Peluncuran

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebuah roket suplai tanpa awak milik Amerika Serikat yang akan diterbangkan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional telah meledak saat diluncurkan di negara bagian Virginia.

Antares, roket bertingkat 14 buatan Orbital Sciences Corp meledak hanya beberapa detik setelah melepaskan diri dari landasannya di Wallops Flight Facility.

Kamera wartawan BBC World News yang menyiarkan secara langsung proses peluncuran itu berhasil mengabadikan lengkap peristiwa tragis tersebut.

Penyebab kecelakaan roket kargo itu belum diketahui secara pasti.

Awalnya roket akan diluncurkan dari landasan pesawat luar angkasa itu pada hari Senin kemarin, namun ditunda karena ada sebuah perahu yang berlayar di perairan sekitar landasan yang terletak di pesisir itu.

Misi roket yang gagal tersebut seharusnya menjadi misi ketiga yang dikontrak oleh National Aeronautics and Space Adminstration (NASA).

Roket itu dikirim untuk membawa hampir 2.200 kilogram barang suplai untuk 6 astronot yang sedang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Frank Culbertson, wakil presiden eksekutif Orbital Science, mengatakan bahwa pihaknya akan mencari tahu penyebab peristiwa itu dan mereka akan segera menormalkan keadaan.

“Kami pernah mengalami hal semacam ini dalam usaha kami sebelumnya, dan tim kami berhasil mengatasinya, dan kami akan melakukan hal yang sama,” kata Culbertson dikutip BBC Rabu (29/10/2014).

Tidak ada orang yang terluka, kata Culbertson, dan sebuah tim investigasi sudah mulai memeriksa data-data guna menemukan penyebabnya.

Pada Rabu pagi, kata Culbertson, pemeriksaan atas puing-puing di sekitar kejadian akan dimulai.

Investigasi yang dilakukan tidak akan gegabah menuding satu hal sebagai penyebabnya. Namun, pemeriksaan akan difokuskan pada mesin roket AJ-26 yang dipakai untuk mendorong roket meluncur dari landasannya.

Mesin tersebut aslinya adalah mesin buatan Rusia yang awalnya dikembangkan untuk mendorong roket Rusia yang gagal ke bulan, N-1.

“Mesin itu diremajakan dengan standar moderen, tetapi salah satunya meledak di darat saat dilakukan uji coba awal tahun ini,” lapor koresponden BBC Jonathan Amos.

Ledakan itu sepertinya mengakibatkan kerusakan yang cukup parah atas landasan peluncur dan infrastruktur pendukungnya, sehingga Antares harus menunggu lama untuk dapat menguadara kembali.

Peristiwa ini merupakan langkah muncur bagi Orbital Sciences yang memasarkan Antares sebagai peluncuran roket komersial untuk berbagai keperluan.

Cikal bakal roket Antares dengan kargonya Cygnus dilahirkan oleh NASA yang kemudian diserahkan ke Orbital Science untuk dikembangkan secara komersil dengan harapan bisa mengisi jeda ketika pesawat ulang-alik diistirahatkan dari peluncuran.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Akui Matikan Internet Assange, Ekuador Bantah Ditekan Amerika

Akui Matikan Internet Assange, Ekuador Bantah Ditekan Amerika

Hari Ini, Wukuf di Arafah

Hari Ini, Wukuf di Arafah

Iran Marah Tewasnya 10 Tentara Penjaga Perbatas oleh Milisi Baluchi Pakistan

Iran Marah Tewasnya 10 Tentara Penjaga Perbatas oleh Milisi Baluchi Pakistan

Zionis Lakukan Survei Pencitraan Israel di AS

Zionis Lakukan Survei Pencitraan Israel di AS

Barat Jajah Umat Islam Dengan Pemikiran Liberal

Barat Jajah Umat Islam Dengan Pemikiran Liberal

Baca Juga

Berita Lainnya