Senin, 12 Juli 2021 / 3 Zulhijjah 1442 H

Internasional

Serangan Cairan Asam Mengancam Wanita Iran yang Dianggap Berjilbab Buruk

Kampanye gerakan lepas jilbab wanita Iran.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Rangkaian serangan cairan asam atas para wanita di kota Isfahan menimbulkan ketakutan tersendiri dan memicu rumor yang mengatakan bahwa korban ditarget karena dinilai tidak mengenakan jilbab secara baik.

Polisi menolak untuk berkomentar tentang motif serangan, tetapi beberapa pelaku sudah ditangkap dan penyelidikan terus dilakukan, kata Jenderal Hossein Ashtari dikutip kantor berita resmi IRNA, lapor AFP (19/10/2014).

Ashtari mengatakan ada empat serangan cairan asam yang telah dilaporkan terjadi di Isfahan, kota bersejarah yang terletak 450 kilometer arah selatan Teheran, tetapi dia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Kekerasan itu menjadi bahan pembicaraan di jejaring sosial, yang menyebutkan sudah terjadi 13 serangan cairan asam atas para wanita yang mengemudikan mobil yang dianggap “berkerudung buruk”.

Publik dunia maya juga memperingatkan agar para wanita yang mengemudi menutup kaca jendelanya guna menghindari serangan asam tersebut.

Anggota-anggota parlemen Iran belum lama ini menyurati Presiden Hassan Rouhani menuntut polisi bertindak lebih tegas soal penggunaan jilbab.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Media Zionis: “Mesir Perangkap Bagi Para Intel Mossad”

Media Zionis: “Mesir Perangkap Bagi Para Intel Mossad”

Universitas Umm Al-Qura Daftarkan 40 Paten di Amerika

Universitas Umm Al-Qura Daftarkan 40 Paten di Amerika

Salim Segaf Pamit dengan Mahasiswa Indonesia di Madinah

Salim Segaf Pamit dengan Mahasiswa Indonesia di Madinah

Libya Didesak untuk Menyelidiki Nasib Ratusan Orang Hilang di Tarhuna

Libya Didesak untuk Menyelidiki Nasib Ratusan Orang Hilang di Tarhuna

Venezuela Krisis Pangan, 400 Orang Ditangkap dan Tiga Tewas karena Menjarah Makanan

Venezuela Krisis Pangan, 400 Orang Ditangkap dan Tiga Tewas karena Menjarah Makanan

Baca Juga

Berita Lainnya