Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mengaku Negara Bebas, Tony Abbott harap Burqa Tak Dipakai di Australia

PM Australia, Tony Abbott: "Tapi kita adalah negara bebas, kita adalah masyarakat bebas"
Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Australia, Tony Abbott,  berharap agar burqa tak dipakai di Australia, dan mengindikasikan bahwa ia kemungkinan mendukung desakan untuk melarang pengunjung di Gedung Parlemen mengenakan pakaian Muslimah tersebut.

“Saya sudah katakan bahwa menurut saya itu adalah sebuah bentuk pakaian yang cukup konfrontatif. Jujur saja, saya berharap itu tak dipakai. Tapi kita adalah negara bebas, kita adalah masyarakat bebas dan bukan urusan Pemerintah untuk memberi tahu warganya pakaian apa yang seharusnya dan tidak seharusnya mereka kenakan,” ujarnya dikutip laman Radio ABC Australia Rabu (01/10/2014).

Anggota Koalisi yakni Senator Cory Bernardi dan George Christensen mengatakan, mereka percaya bahwa burqa seharusnya dilepas pada saat pemeriksaan di pos sekuriti, sebelum masuk ke Gedung Parlemen.

Ketua DPR (House of Representatives) Australia Bronwyn Bishop, dan Ketua Senat Stephen Parry, tengah meminta masukan dari sejumlah agensi keamanan namun belum menetapkan suatu keputusan apapun.

“Saya sudah katakan bahwa menurut saya itu adalah sebuah bentuk pakaian yang cukup konfrontatif. Jujur saja, saya berharap itu tak dipakai. Tapi kita adalah negara bebas, kita adalah masyarakat bebas dan bukan urusan Pemerintah untuk memberi tahu warganya pakaian apa yang seharusnya dan tidak seharusnya mereka kenakan,” ujar PM Abbott.

Abbott juga mengatakan, Gedung Parlemen harus diperlakukan sebagai sebuah bangunan yang aman.

“Sungguh pantas jika dalam beberapa kondisi tertentu, warga diminta untuk menunjukkan wajah mereka. Tak mungkin ada satu aturan yang diperuntukkan untuk satu bentuk pakaian dan aturan yang berbeda untuk bentuk pakaian lainnya. Harus ada aturan yang sama bagi semua orang dan jika aturannya meminta anda untuk menunjukkan wajah, ya anda harus menunjukkan wajah anda,” jelasnya.

Namun ia berhati-hati agar isu ini tak dibesar-besarkan.

“Apakah ada yang berusaha masuk ke gedung ini dengan berpakaian burqa? Sejauh yang saya tahu, tidak ada. Tapi saya hanya ingin menekankan bahwa ini adalah bangunan yang aman dan seharusnya diatur dengan peraturan yang pantas bagi sebuah bangunan aman dan pastinya orang-orang harus diidentifikasi dalam bangunan aman seperti ini,” kilah PM Abbott.

Sementara Jaksa Agung George Brandis mengatakan, ‘bukan urusannya’ jika warga mengenakan burqa tapi ia menambahkan bahwa ada kalanya ketika burqa harus dilepas.

“Ada beberapa kondisi khusus di mana orang-orang seharusnya diminta untuk mengungkap identitas mereka dan aturan itu seharusnya diterapkan secara rata pada semua orang tanpa memandang pakaian apa yang dikenakan, yang kemungkinan menyembunyikan identitas mereka,” ujarnya kepada Dewan Pers Nasional Australia ini.

Meski demikian, desakan yang meluas bagi pelarangan pemakaian burqa di depan publik, yang digagas oleh Senator Jacqui Lambie dan juga didukung oleh Senator Cory dan George, kelihatannya tak akan mendapat dukungan dari Perdana Menteri.

“Saya sudah katakan bahwa menurut saya itu adalah sebuah bentuk pakaian yang cukup konfrontatif. Jujur saja, saya berharap itu tak dipakai. Tapi kita adalah negara bebas, kita adalah masyarakat bebas dan bukan urusan pemerintah untuk memberi tahu warganya pakaian apa yang seharusnya dan tidak seharusnya mereka kenakan,” tutur Tony Abbott.

Komisaris Polisi Federal Australia yang baru saja terpilih, Andrew Colvin, mengatakan, tak pantas baginya untuk mengomentari spekulasi pelarangan burqa tersebut.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Inggris Desak Rusia Hentikan Dukungan pada Rezim Bashar

Inggris Desak Rusia Hentikan Dukungan pada Rezim Bashar

Diprotes di Indonesia, Justru Lolos di Malaysia

Diprotes di Indonesia, Justru Lolos di Malaysia

Sejumlah Pendeta Pedofil Ditangkap, Uskup Granada Menyembah Minta Ampun di Katedral

Sejumlah Pendeta Pedofil Ditangkap, Uskup Granada Menyembah Minta Ampun di Katedral

Belanja Sabun, Warga Brazil Dapat Kokain

Belanja Sabun, Warga Brazil Dapat Kokain

Iran Tangkap Seorang Anggota Tim Negosiator Nuklir

Iran Tangkap Seorang Anggota Tim Negosiator Nuklir

Baca Juga

Berita Lainnya