Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Jepang Jadi Tuan Rumah Pameran Halal Internasional Pertama

www.halalmedia.jp
Produk dan jasa Halal "Buatan Jepang"
Bagikan:

Hidayatullah.com–Untuk memperluas layanan pariwisata yang ramah bagi Muslim, Jepang akan menjadi tuan rumah bagi forum dan pameran lingkungan dan bisnis halal internasional pertama akhir tahun ini.

“Pameran ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap perkembangan lingkungan Halal domestik dan budidaya pasar Islam oleh perusahaan Jepang,” demikian pernyataan di situs Japan Halal Expo 2014 seperti dikutip OnIslam.net.

Jepang mengadakan acara ini untuk meningkatkan kesadaran di negara Asia Timur Jauh tentang industri Halal yang sedang berkembang.

Pameran Halal ini juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah restoran bersertifikat halal di Jepang.

Bertema “Ekspansi global Halal Buatan Jepang dan pengembangan lingkungan Halal domestik”, pameran Halal itu dijadwalkan akan diadakan pada tanggal 26-27 November 2014 mendatang.

Dinamai “Japan Halal Expo 2014”, pameran itu akan mencakup pameran perdagangan produk dan jasa Halal “Buatan Jepang”, sedang forum Halal akan menampilkan para stakeholder perusahaan domestik dan internasional, para ahli Halal, dan organisasi sertifikasi Halal.

Kedatangan pengunjung Muslim di Jepang tumbuh rata-rata 7,2% dari 2004 hingga 2013. Angka ini kemungkinan akan meningkat menjadi rata-rata 18,7 persen dalam tujuh tahun ke depan.

Peringkat pariwisata Islam di Jepang telah melompat dari peringkat ke-50 menjadi ke-40 dalam waktu satu tahun, survei terbaru menunjukkan.

Makanan Halal

Jepang telah mengumumkan beberapa langkah awal untuk memastikan akan mengambil bagian yang lebih besar dalam  industri pariwisata Halal yang sedang berkembang.

“Banyak pengunjung Muslim yang komplain setelah kedatangan. Mereka komplain tidak tahu dimana bisa melaksanakan sholat. Juga komplain tentang sedikitnya informasi tentang bahan-bahan pada label makanan,” kata ketua panitia Yoshichika Terasawa, eksekutif direktur dari Makuhari Messe, kepada The Japan Times minggu ini.

“Saya berharap acara seperti ini akan membuat kita sadar akan kebutuhan umat Islam, sepertihalnya hari ini kita sadar akan kebutuhan para vegetarian,” tambahnya.

Desember tahun lalu, bandara internasional di Jepang membuka ruang sholat baru dan mulai menawarkan makanan Halal bagi umat Islam, di tengah rencana yang lebih luas untuk menjadikan pelabuhan-pelabuhan di Jepang lebih ramah bagi Muslim.

Langkah-langkah baru tersebut diikuti dengan keputusan Jepang untuk melonggarkan aturan penerbitan visa untuk para pengunjung dari Indonesia, Malaysia dan tiga negara Asia Tenggara lainnya pada bulan Juli.

Pengeluaran wisatawan Muslim di seluruh dunia diperkirakan mencapai nilai $ 200 miliar pada 2020, atau 13,5 persen dari total pengeluaran wisatawan seluruh dunia, naik dari $ 140 miliar pada tahun 2013.

Sebuah studi baru-baru ini, yang dilakukan di 47 negara, menunjukkan pengeluaran wisatawan Muslim tumbuh lebih cepat dari tingkat dunia dan diperkirakan akan mencapai $ 192 miliar per tahun pada 2020, naik dari $ 126 miliar pada tahun 2011.*

 

 

Rep: Abdullah al-Musthofa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Jerman: Flu Babi Afrika Mengancam, Silahkan Berburu Celeng

Jerman: Flu Babi Afrika Mengancam, Silahkan Berburu Celeng

Uni Eropa Didesak Perketat Aturan Perdagangan Gading

Uni Eropa Didesak Perketat Aturan Perdagangan Gading

Perusahaan Minyak Asing Diminta Keluar dari Iran

Perusahaan Minyak Asing Diminta Keluar dari Iran

Presiden Yaman Setuju Genjatan Senjata 72 Jam

Presiden Yaman Setuju Genjatan Senjata 72 Jam

Bahrain: Hubungan dengan ‘Israel’ akan Melindungi Kepentingan Kami

Bahrain: Hubungan dengan ‘Israel’ akan Melindungi Kepentingan Kami

Baca Juga

Berita Lainnya