Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Konflik Antara Pro An Nushrah dan Pro “ISIS” di Tahanan Saudi

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sumber dari pajabat tinggi intelijen Saudi menyatakan kepada Koran Ar Riyadh (7/9/2014) bahwa para tahanan yang ia sebut  sebagai “penganut pemikiran sesat”, yang kini berada di penjara Saudi masih menganut pemikiran mereka. Bahkan menurut sumber tersebut, para tahanan itu memberikan dukungan terhadap kelompok Jabhah An Nushrah serta “ISIS” dan mereka mencoba untuk memperbanyak pendukung masing-masing kelompok.

Sumber itu juga menyatakan bahwa pihak aparat dikerahkan besar-besaran karena terjadi konflik antara pendukung kedua kelompok tersebut. Hal itu disebabkan karena satu pihak mendukung Jabhah An Nushrah dan pihak lain mendukung kelompok “ISIS”, yang berupaya untuk berbaiat dan menyeru kepada hal itu. Hal itu menyebabkan aparat tahanan Saudi memutuskan untuk memisahkan mereka dalam rangka menjaga keselamatan kedua belah pihak.

Sumber itu juga menyebutkan bahwa kebanyakan kasus yang menyebabkan mereka ditahan adalah seruan mereka untuk mendukung apa yang disebut sumber tersebut sebagai “teroris luar”, melakukan pengkafiran terhadap negara dan menyeru untuk melakukan tindakan penentangan terhadap negara.

 

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

SS Selidiki Pelaku Serangan ke Gedung Putih

SS Selidiki Pelaku Serangan ke Gedung Putih

Anggota Parlemen Guinea Ekuatorial Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Anggota Parlemen Guinea Ekuatorial Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Korban: Jehovah’s Witnesses Menutupi Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Korban: Jehovah’s Witnesses Menutupi Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Bank Syariah Bersemi di Pakistan

Bank Syariah Bersemi di Pakistan

Eks Jubir Hautsi Minta Maaf, Sebut Pemberontak Syiah itu Tak Bermoral dan Jauh dari Qur`an

Eks Jubir Hautsi Minta Maaf, Sebut Pemberontak Syiah itu Tak Bermoral dan Jauh dari Qur`an

Baca Juga

Berita Lainnya