Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Menteri Zionis Ribut, Usai Perang di Gaza Anggaran Bakal Dipangkas

PIC
Sidang terbatas militer Zionis bahas serangan ke Gaza
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kabinet Zionis Israel menggelar pertemuan hari Ahad (31/8/2014) guna mendebat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang meminta pemangkasan aggaran kementerian guna membayar ongkos perang selama 50 hari di Gaza, yang berakhir dengan gencatan senjata terbuka Selasa pekan lalu.

Netanyahu, Menteri Pertahanan Moshe Yaalon dan Menteri Keuangan Yair Lapid berupaya memangkas anggaran setiap kementerian 2 persen. Kecuali kementerian pertahanan yang akan dinaikkan sekitar 2 milyar shekel (USD561 juta).

Menurut dokumen yang dirilis oleh sekretariat kabinet menjelang pertemuan mingguan hari Ahad kemarin, pemangkasan terbesar akan dialami kementerian pendidikan, yang diminta untuk memotong 480 juta shekel dari anggarannya.

Kementerian kesejahteraan dan pelayanan sosial diminta memotong 62,6 juta shekel dan kementerian kesehatan harus memotong pengeluarannya 43 juta shekel.

Menteri Kesejahteraan Meir Cohen tidak menerima kebijakan itu. Dia memprotes dengan mengatakan tidak ada lagi “lemak” yang bisa dipangkas dari anggarannya.

“Dari siapa kita mengambilnya? Dari mereka yang bahkan tidak bisa menyediakan roti untuk anak-anaknya sekolah?” protes Cohen lewat stasiun radio milik tentara.

Kantor Netanyahu sendiri, yang bertanggungjawab membawahi dinas-dinas intelijen domestik dan luar negeri, Komisi Energi Atom dan departemen lainnya, akan dipangkas anggarannya sebanyak 33 juta shekel.

Kementerian luar negeri, yang sejak lama ribut soal anggaran hingga para diplomat seniornya melancarkan aksi mogok dan mengunci kantor kementerian luar negeri Israel di Al-Quds awal tahun ini, harus melepas 11,9 juta shekel.

Anggaran 2014 itu sendiri sebenarnya sudah merupakan paket penghematan, yang disebut Lapid penting untuk menyehatkan keuangan negara.

Pada anggaran itu belanja pertahanan dipangkas 3 milyar shekel. Tetapi setelah melalui perdebatan sengit dan dilobi oleh Yaalon akhirnya sebanyak 2,73 milyar shekel dikembalikan lagi.

Lapid ketika itu memperingatkan jika anggaran pertahanan tidak diperketat maka kapak pemangkasnya akan mengenai anggaran bidang kesehatan, pendidikan dan sosial.

Pertemuan kabinet kemarin digelar di selatan wilayah pendudukan Israel, tidak jauh dari perbatasan dengan Jalur Gaza, sebagai simbol solidaritas terhadap warga Israel yang menjadi sasaran roket-roket pejuang Palestina.

“Saya harap ketenangan ini akan berlanjut, tapi kita siap untuk skenario apapun,” kata kantor Netanyahu mengutip perkataan perdana menteri Zionis dalam pertemuan tersebut, lansir Reuters.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Erdogan Sebut Keuangan Islami sebegai Solusi Krisis Hutang

Erdogan Sebut Keuangan Islami sebegai Solusi Krisis Hutang

Direktur IMF Ditangkap karena Ganggu Pelayan Hotel

Direktur IMF Ditangkap karena Ganggu Pelayan Hotel

Hati-hati, Sumpah Serapah Bisa Didenda di Australia

Hati-hati, Sumpah Serapah Bisa Didenda di Australia

Mahkamah Agung Rusia Larang Siswi Muslim Berjilbab

Mahkamah Agung Rusia Larang Siswi Muslim Berjilbab

Heli Rusia Ditembak Jatuh Di Idlib, 5 Tewas

Heli Rusia Ditembak Jatuh Di Idlib, 5 Tewas

Baca Juga

Berita Lainnya