Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Internasional

Tidak Mengejutkan, Erdogan Terpilih Menjadi Presiden Turki Ke-12

Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan terpilih menjadi presiden Turki ke-12 dan yang pertama dipilih langsung oleh rakyat.

Dilansir Hurriyet, dalam pemilihan hari Ahad (10/8/2014) Erdogan mendapatkan 51,8 persen suara pemilih, atau unggul cukup jauh dengan rivalnya Ekmeleddin Ihsanoglu yang mendapatkan suara 38,5% dan Selahattin Demirtas 9,8%.

Kemenangan Erdogan dalam pemilu pertama di Turki untuk memilih presiden secara langsung oleh rakyat tersebut sudah diduga sebelumnya.

Dengan dana kampanye mencapai 57 juta lira dan sepuluh tahun sebagai perdana menteri, nama Erdogan tentunya sangat melekat di benak rakyat. Terlebih pesaingnya bisa dibilang “bukan politisi kawakan”. Sebagaimana diketahui, Ihsanoglu karirnya lebih banyak dibangun di luar negeri, sebagai diplomat dan pemimpin organisasi negara Islam terbesar sedunia OKI, serta sebagai akademisi. Sementara Dermitas adalah politisi muda yang baru terjun di politik pada 2007 dengan program kampanye yang hanya memusatkan pada isu Kurdi.

“Hari ini kita menutup sebuah era dan melangkah menuju era baru,” kata Erdogan menyambut kemenangan yang disebutnya sebagai “hari bersejarah.”

Erdogan meraih sekitar 21 juta suara dari hampir 56 juta suara.

Partisipasi aktif pemilik suara dalam pemilu kali ini sebesar 73,13 persen, atau di bawah angka perkiraan. Para analis mengatakan, pemilik suara yang memakai hak pilihnya 2 juta lebih sedikit dibanding pemilihan lokal Maret lalu. Dari 2,8 juta pemilih yang berada di luar Turki, hanya 8 persen saja yang menggunakan hak pilihnya. Presiden Turki ke-10 Ahmet Necdet Sezer termasuk yang tidak menggunakan hak suaranya.

Erdogan akan memerintah sebagai presiden menggantikan Abdullah Gul yang berakhir masa baktinya pada 28 Agustus 2014.

Jabatan presiden di Turki selama ini lebih sebagai jabatan simbolis, di mana peran pemerintahan terkonsentrasi di tangan perdana menteri. Namun, Erdogan sebagaimana dinyatakan dalam berbagai kampanyenya bertekad untuk lebih memperluas peran dan wewenang presiden dalam roda pemerintahan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Netizen: ‘This is Bahrain’ Permalukan Bahrain

Netizen: ‘This is Bahrain’ Permalukan Bahrain

Jamaah Haji Berdatangan Kiswah Digulung

Jamaah Haji Berdatangan Kiswah Digulung

Putra Donald Trump Tahu Rusia akan Bantu Ayahnya Memenangkan Pilpres AS

Putra Donald Trump Tahu Rusia akan Bantu Ayahnya Memenangkan Pilpres AS

Syeikh Ali Jumah: Lawan Ketamakan Israel!

Syeikh Ali Jumah: Lawan Ketamakan Israel!

Al-Azhar Setujui Pengunduran Diri Dr Al-Qaradhawi

Al-Azhar Setujui Pengunduran Diri Dr Al-Qaradhawi

Baca Juga

Berita Lainnya