Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

42 persen Warga Jerman Tolak Islamophobia disamakan Anti Semit

Kelompok anti Islam Jerman menolak kehadiran masjid
Bagikan:

Hidayatullah.com– Mayoritas warga Jerman menolak anggapan bahwa Islam merupakan bagian dari Jerman. Menurut jajak pendapat Forsa untuk sebuah mingguan terbitan Hamburg, Stern, 52 persen responden menilai Islam bukan bagian dari Jerman, demikian dikutip DW.DE, Rabu (06/08/2014).

Sementara 44 persen mengaku sepakat dengan pernyataan bekas Presiden Christian Wulf 2010 silam, bahwa “Islam sudah menjadi bagian dari Jerman.”

Kebanyakan yang menjawab setuju mengenai keberadaan Islam memiliki afiliasi dengan partai-partai liberal atau partai Hijau. Sekitar 61 persen kelompok usia 14 hingga 29 tahun juga bagian dari kelompok yang mendukung.

Sebaliknya 69 persen warga di Jerman Timur menolak anggapan tersebut. Mereka juga didukung oleh kelompok usia 60 tahun ke atas dan sebagian besar berafiliasi dengan partai berhaluan konservatif atau ekstrim kanan.

Perbedaan Seputar Islamophobia

Yang mengejutkan,  pada jajak pendapat sebelumnya sekitar 53 persen responden menjawab Islamophobia harus diperlakukan sama seperti dengan Anti-Semit. Sementara 42 persen menolak karena menilai keduanya adalah hal yang berbeda.

Sebesar 62 persen dari kelompok yang mendukung anggapan tersebut memiliki tingkat pendidikan yang relatif tinggi atau berasal dari kelompok gender laki-laki (61 persen).

Adapun 60 persen pendukung partai Kiri juga mendukung teori bahwa Islamophobia serupa dengan Anti-Semit, kendati 51 di antaranya menolak bahwa Islam bagian dari Jerman.

Sebanyak 5 persen penduduk Jerman memeluk agama Islam. Dari sekitar empat juta kaum muslim, hampir dua juta diantaranya memiliki status kewarganegaraan Jerman. Sebagian besar kaum muslim yang hidup di Jerman merupakan bekas buruh migran dari Turki.

Sementara sisanya datang sebagai migran dari Bosnia Herzegovina, Kosovo, Iran, Maroko, Afghanistan, Libanon, Pakistan, Suriah dan Tunisia.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ditemukan Ladang Opium Bernilai $500 Juta di North Carolina Amerika Serikat

Ditemukan Ladang Opium Bernilai $500 Juta di North Carolina Amerika Serikat

Sudan Rayakan Keberhasilan Usir Sudan Selatan dari Heglig

Sudan Rayakan Keberhasilan Usir Sudan Selatan dari Heglig

Turki Akan Bangun Pembangkit Nuklir

Turki Akan Bangun Pembangkit Nuklir

JAKIM Akan Minta Keterangan Pengacara Liberal Malaysia Terkait Pernyataan Keberadaan ‘Tuhan’

JAKIM Akan Minta Keterangan Pengacara Liberal Malaysia Terkait Pernyataan Keberadaan ‘Tuhan’

Indikasi Korupsi, Belanja Rumah Tangga PM Netanyahu Diperiksa

Indikasi Korupsi, Belanja Rumah Tangga PM Netanyahu Diperiksa

Baca Juga

Berita Lainnya