Jum'at, 28 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Erdogan Ingin Kembalikan Penghargaan dari Kelompok Yahudi AS

Erdogan Pemimpin Paling populer Reuters
Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan akan dengan senang mengembalikan penghargaan yang pernah diberikan kepadanya oleh asosiasi Yahudi-Amerika satu dekade lalu. Demikian surat yang dirilis oleh kantornya, hari Selasa (29/7/2014), dan meminta kelompok Amerika Serikat mengutuk kebijakan pemerintah Israel.

Kongres Yahudi Amerika yang berbasis di New York mengatakan dalam satu surat kepada Erdogan pekan lalu, bahwa Perdana Menteri Turki itu telah menjadi “pemimpin anti-Israel paling ganas” di dunia dan menuntut agar ia mengembalikan penghargaan yang pernah diberikan kepadanya dalam upayanya menengahi perdamaian antara Israel dan Palestina.

“Perdana Menteri Erdogan akan senang mengembalikan penghargaan yang pernah diterimanya pada tahun 2004 itu,” kata Duta Besar Turki untuk Washington Serdar Kilic, dalam suratnya yang ditujukan kepada Presiden Kongres Yahudi Amerika Jack Rosen.

Kantor Erdogan merilis salinan surat ke media, menggambarkannya sebagai tanggapan resmi Turki.

“Tanpa adanya penghargaan itu tidak akan mencegah Perdana Menteri Erdogan dari sikap tegas memerangi terorisme, mewujudkan solusi damai konflik Israel-Palestina, dan menjunjung tinggi keselamatan dan kesejahteraan komunitas Yahudi di Turki,” kata surat dari kantor Ergodan lebih lanjut.

Surat terbuka Rosen kepada Erdogan terkait komentar pemimpin Turki baru-baru ini yang menyebut Israel telah “melampaui Hitler dalam barbarisme” melalui serangannya terhadap Gaza.

Ada kemarahan meluas di Turki atas serangan Israel di Gaza.

“Upaya yang menggambarkan kritikan Perdana Menteri Erdogan kepada pemerintah Israel yang menggempur warga sipil sebagai ekspresi anti-Semitisme, adalah distorsi yang jelas dan upaya untuk menutupi kesalahan historis pemerintah Israel,” kata surat Duta Besar Turki.

“Kami ingin mendorong Anda untuk secara terbuka mengutuk kebijakan pemerintah Israel yang telah menyebabkan kemarahan publik di seluruh dunia,” tambahnya, seperti dilansir Arab News.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Pejabat dan Rakyat Menyatakan Kesetiaan Pada Pangeran Salman

Pejabat dan Rakyat Menyatakan Kesetiaan Pada Pangeran Salman

Kristen dan Islam Bersatu Hadapi Boko Haram

Kristen dan Islam Bersatu Hadapi Boko Haram

Banyak Tentara AS Depresi Sepulang dari Iraq

Banyak Tentara AS Depresi Sepulang dari Iraq

2 Juta Orang Melamar 100.000 Lowongan Kerja Indian Railway

2 Juta Orang Melamar 100.000 Lowongan Kerja Indian Railway

Warga Somalia Luncurkan Gerakan Dukung Lira, Anti AS Merebak di Turki

Warga Somalia Luncurkan Gerakan Dukung Lira, Anti AS Merebak di Turki

Baca Juga

Berita Lainnya