Sabtu, 22 Januari 2022 / 18 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Seorang Penumpang Pesawat Meninggal, Ebola Mulai Merambah Nigeria

Pasien Ebola di Uganda sedang dirawat petugas medis.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Nigeria memasang status waspada di seluruh pintu masuk dan perbatasannya menyusul kematian seorang pria akibat virus Ebola, lansir Aljazeera.

Wabah Ebola di kawasan Afrika Tengah yang telah merenggut sedikitnya 660 jiwa itu mulai merambah wilayah Nigeria, negara paling padat penduduknya di Afrika, ketika seorang pria Liberia muntah-muntah dan demam tinggi di atas pesawat menuju Nigeria, lalu meninggal dunia. Pria berusia 40 tahun itu belum lama ini kehilangan saudara perempuannya di Liberia akibat Ebola, kata pejabat kesehatan Nigeria.

Tidak jelas bagaimana pria itu bisa naik ke pesawat. Setibanya di Nigeria pria itu langsung dilarikan ke ruang isolasi pada hari Selasa lalu dan meninggal pada hari Jumat.

Menteri Kesehatan Nigeria Onyebuchi Chukwu mengatakan kasus kematian hari Jumat (25/7/2014) itu merupakan kasus pertama Ebola di negaranya sejak wabah merebak tahun ini.

“Seluruh pintu masuk ke Nigeria, termasuk bandara, pelabuhan dan pintu perbatasan darat, dalam keadaan waspada,” kata Chukwu.

Kementerian menempatkan tenaga spesialis di seluruh pintu masuk ke Nigeria dan pemantauan ditingkatkan.

Chukwu mengatakan, pihak berwenang telah melakukan pemeriksaan atas orang-orang yang kemungkinan melakukan kontak dengan pria Liberia yang meninggal karena Ebola itu.

“Kami sudah berhasil menghubungi semua penumpang,” ujarnya. “Kami melakukan pemantauan dan pemeriksaan.”

Kepala pejabat medis Liberia, Bernice Dahn, mengidentifikasi pria korban virus Ebola tersebut adalah seorang pegawai kementerian keuangan.

Virus Ebola saat ini menjangkiti sedikitnya 1.093 orang di Sierra Leone, Liberia, Guinea, dan sekarang Nigeria, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ilmuwan Tertua Australia Tiba di Swiss untuk Mencabut Nyawanya

Ilmuwan Tertua Australia Tiba di Swiss untuk Mencabut Nyawanya

Mesir Buka Perbatasan Rafah untuk Terima Warga Palestina yang Terluka

Mesir Buka Perbatasan Rafah untuk Terima Warga Palestina yang Terluka

OKI dan China akan Bahas Minoritas Muslim dan Islamophobia

OKI dan China akan Bahas Minoritas Muslim dan Islamophobia

Coronavirus: Warga Amerika Belum Berani ke Bioskop dalam Waktu Dekat

Coronavirus: Warga Amerika Belum Berani ke Bioskop dalam Waktu Dekat

Gembong Narkoba El Chapo Divonis Bui Seumur Hidup di Amerika Serikat

Gembong Narkoba El Chapo Divonis Bui Seumur Hidup di Amerika Serikat

Baca Juga

Berita Lainnya