Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dokter Kepala Penanggulangan Ebola Sierra Leone Terinveksi Virusnya

Bagikan:

Hidayatullah.com—Dokter yang memimpin penanggulangan wabah Ebola di Sierra Leone telah terinfeksi virus mematikan itu, demikian diumumkan kantor kepresidenan dilansir The Independent Rabu (23/7/2014).

Sheik Umar Khan, seorang pakar virus berusia 39 tahun yang telah menangani lebih dari 100 pasien Ebola, sekarang dirawat di Kailahun, pusat wabah Eboladi Sierra Leone.

Menurut data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus tersebut telah membunuh lebih dari 600 orang di Guinea, Liberia dan Sierra Leone, termasuk 19 kasus kematian yang baru terjadi empat hari sebelum laporan itu dirilis hari Sabtu lalu (19/7/2014).

Belum ada vaksinasi, perawatan khusus atau obat untuk menyembuhkan pasien dari Ebola, yang di masa lalu membunuh 90 persen orang yang terinfeksi virusnya. Angka kematian di kalangan pasien Ebola pada wabah kali ini masih berkisar 60 persen.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan kantor kepresiden, Menteri Kesehatan Miatta Kargbo mengaku meneteskan air mata ketika mendengar Dr Khan terinfeksi virus Ebola. Wanita itu menyebut Khan sebagai “pahlawan nasional” dan berjanji akan melakukan apa saja dan semua dengan kekuasaan yang dimilikinya untuk menyelamatkan Khan.

Dr Khan dimasukkan ke ruang khusus perawatan Ebola yang didirikan organisasi amal medis Medecins Sans Frontiers, yang beberapa pekan lalu mengatakan bahwa wabah Ebola di Afrika Barat saat ini di luar kendali.

Khan bukan petugas medis pertama yang terjangkit virus Ebola dalam pekan-pekan terakhir. Pada hari Senin kemarin puluhan perawat di rumah sakit pemerintah di Kenema, salah satu rumah sakit yang paling unggul fasilitasnya di dunia untuk diagnosa Ebola, melakukan aksi mogok menyusul kematian tiga orang rekannya, lansir BBC.

Belum diketahui pasti bagaimana Dr Khan bisa terinfeksi virus Ebola. Penyakit itu menular melalui cairan tubuh seperti keringat dan air liur.

Pada laporannya bulan Juni lalu Reuters menjelaskan bagaimana sangat telitinya dokter itu memakai perlengkapan perlindungan seperti masker seluruh wajah, sarung tangan dan sepatu khusus saat menjalankan tugasnya.

Meskipun sudah berusaha sangat hati-hati, kepada para wartawan Khan mengkhawatirkan kemungkinan dirinya tertular Ebola.

“Saya khawatir dengan nyawa saya, harus saya katakan, karena saya menghargai nyawa saya,” kata Khan dalam sebuah wawancara, di mana ketika itu dia tidak menunjukkan gelaja sakit.

“Para pekerja kesehatan rentan terlular penyakit ini karena kami adalah pelabuhan pertama yang menerima panggilan jika ada orang yang jatuh sakit karena penyakit itu. Meskipun mengenakan perlindungan lengkap, Anda berisiko,” kata Khan ketika itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Bukan Hanya 2, Perawat Jerman Terpidana Seumur Hidup Diduga Membunuh Puluhan Pasiennya

Bukan Hanya 2, Perawat Jerman Terpidana Seumur Hidup Diduga Membunuh Puluhan Pasiennya

Dubes Saudi Sebut Serangan Koalisi Negara Teluk Bantu Keabsahan Presiden Abdurabbuh

Dubes Saudi Sebut Serangan Koalisi Negara Teluk Bantu Keabsahan Presiden Abdurabbuh

7 Seruan Rabithah Ulama Muslimin terkait Serangan Rusia di Suriah [2]

7 Seruan Rabithah Ulama Muslimin terkait Serangan Rusia di Suriah [2]

Dipecat Trump, Bos FBI James Comey Sempat Mengiranya Guyonan

Dipecat Trump, Bos FBI James Comey Sempat Mengiranya Guyonan

Saudi Tanggkap 10 Tersangka Mata-Mata Iran

Saudi Tanggkap 10 Tersangka Mata-Mata Iran

Baca Juga

Berita Lainnya