Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Korban Tewas Gaza Lewati 500, Turki Nyatakan Berkabung Nasional

Wakil Perdana Menteri Turki Bulent Arinc.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Turki menyatakan tiga hari berkabung nasional atas operasi Israel di Gaza, yang sejauh ini telah merenggut nyawa lebih dari 500 orang. Demikian disampaikan Wakil Perdana Menteri Bulent Arinc.

“Ini adalah langkah yang langka, seperti Turki biasanya tidak menyatakan berkabung atas bencana atau kejadian di luar negeri,” kata Bulent Arinc, seperti dilaporkan Hurriyet Daily News, Senin (21/7/2014).

“Kami mengutuk pembantaian tanpa ampun yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina, yang telah berubah menjadi hukuman kolektif. Kabinet kami telah memutuskan untuk menyatakan tiga hari berkabung,” kata Arinc setelah pertemuan kabinet selama lima jam yang dipimpin Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan hari Senin.

Berkabung nasional Turki dalam solidaritas dengan warga Palestina di Gaza dimulai pada 22 Juli ini.

Setelah serangan mematikan oleh penjajah Israel di berbagai tempat di Gaza yang telah menewaskan sejumlah warga sipil, pemerintah Palestina juga menyatakan tiga hari berkabung nasional.

Arinc juga mengatakan, Turki tidak akan menormalkan hubungan dengan Israel, meskipun kesepakatan untuk memecahkan masalah kompensasi atas krisis Mavi Marmara siap untuk ditandatangani.

“Kami tidak akan menandatangani kesepakatan dengan Israel karena terus melakukan pembantaian tidak manusiawi terhadap rakyat Palestina,” katanya.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Bidik Kursi Bos Bank Sentral Uni Eropa, Lagarde Tinggalkan IMF

Bidik Kursi Bos Bank Sentral Uni Eropa, Lagarde Tinggalkan IMF

Ukraina Melarang Promosi Homoseksual

Ukraina Melarang Promosi Homoseksual

Minta Maaf, Gereja Katolik Polandia Tak Toleransi kasus Pedofilia

Minta Maaf, Gereja Katolik Polandia Tak Toleransi kasus Pedofilia

Salafy dan Neonazi Dianggap Dua Ancaman Serius di Jerman

Salafy dan Neonazi Dianggap Dua Ancaman Serius di Jerman

Angin Perubahan akan Sampai ke Iran

Angin Perubahan akan Sampai ke Iran

Baca Juga

Berita Lainnya