Senin, 24 Januari 2022 / 20 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Mengemis di Ibukota Remaja Yordania Sehari Raup Rp1,7 Juta

Bagikan:

Hidayatullah.com—Mengemis di ibukota Yordania, Amman, telah menjadi bisnis menguntungkan bagi sebagian orang sebab dapat menghasilkan ribuan dinar, kata Kementerian Pembangunan Sosial.

Petugas unit anti-gelandangan dari kementerian pekan ini menangkap 2 remaja untuk yang ke-11 kalinya dalam beberapa tahun terakhir, kata seorang pejabat Kamis (17/7/2014).

Kakak-beradik itu, seorang remaja putri 16 tahun dan remaja putra 13 tahun, mendapatkan uang sampai 180 dinar (± Rp1,7 juta) setiap hari dengan cara mengemis di jalanan dan mereka membeli sebuah mobil untuk pamannya dari hasil meminta-minta.

“Setiap kali mereka ditangkap, kakek-neneknya akan membebaskan mereka dengan membayar uang jaminan,” kata Fawaz Ratout, jurubicara kementerian kepada The Jordan Times lewat telepon.

Ratrout menceritakan, mereka selalu “mengatakan kepada kami” bahwa kakek-neneknya memaksa mereka kembali ke jalanan karena mengemis adalah satu-satunya sumber pendapatannya.

Menurut Ratrout, kali ini kementerian tidak anak membebaskan mereka dengan uang jaminan. Kedua remaja itu akan ditempatkan di pusat rehabilitasi untuk memberikan perlindungan kepada mereka.

Kasus lain yang di tangani kementeria pekan lalu melibatkan seorang pria yang berpura-pura menjadi orang buta demi mendapatkan uang dari orang-orang yang lalu-lalang di daerah Rabiah di Amman.

Menurut data kementerian, sebanyak 1.323 pengemis telah ditangkap selama dua pekan pertama Ramadhan, 129 di antaranya adalah warga Suriah.

Dari keseluruhan yang ditangkap, sebanyak 566 di antaranya perempuan dan 300 anak-anak.

Kebanyakan pengemis itu ditangkap di Amman, Irbid, Zarqa dan Aqaba.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kabinet Baru Terbentuk, Uni Afrika Aktifkan Kembali Keanggotaan Sudan

Kabinet Baru Terbentuk, Uni Afrika Aktifkan Kembali Keanggotaan Sudan

CIA Akan Pejalari Bahasa Arab

CIA Akan Pejalari Bahasa Arab

pemuda muslim

Tiga Pemuda Muslim Digantung Sampai Mati oleh Ekstremis Pelindung Sapi di India

Empat Bulan Ditutup, Bandara di Iraq Kembali Layani Penerbangan Komersial

Empat Bulan Ditutup, Bandara di Iraq Kembali Layani Penerbangan Komersial

Katolik Prancis Gelar Doa Menentang Perkawinan Homo

Katolik Prancis Gelar Doa Menentang Perkawinan Homo

Baca Juga

Berita Lainnya