Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kecelakaan Pesawat MH17 Kerugian Besar Bagi Riset HIV/AIDS

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sejumlah pakar riset AIDS terkemuka ikut tewas dalam kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina yang diduga kuat jatuh karena tembakan misil, sehingga menimbulkan kerugian besar bagi dunia riset HIV/AIDS.

Sekitar 100 dari 298 orang yang berada di atas pesawat MH17 akan menuju konferensi internasional AIDS 2014 di Melbourne, Australia. Mereka terdiri dari pada periset, pekerja kesehatan, aktivis serta orang pengidap HIV.

Presiden International AIDS Society dan penerima Nobel Francoise Barre-Sinousi mengatakan kepada National Press Club di Canberra bahwa kerugian nyawa dalam kecelakaan itu sulit untuk diterima.

“Kami semua memegang telepon menunggu konfirmasi dan berharap bahwa kabar itu tidak benar,” kata ilmuwan wanita itu dikutip ABC (18/7/2014).

Salah satu korban dalam tragedi itu adalah peneliti HIV asal Belanda dan mantan presiden IAS Dr Joep Lange dan istri, serta rekannya Jacqueline van Tongeren.

“Itu akan menjadi kehilangan yang sangat besar bagi komunitas HIV/AIDS,” kata Prof Barre-Sinousi tentang pendahulunya tersebut.

“Saya benar-benar tidak punya kata-kata untuk mengungkapkan kesedihan saya. Saya merasa sangat hancur jika itu benar adanya,” kata Barre-Sinousi yang pernah bekerja bersama Lange.

Dr Lange merupakan peneliti klinis yang menggeluti HIV sejak tahun-tahun awal virus itu merebak, berpartisipasi dalam uji klinis serta pelatihan-pelatihan di negara-negara berkembang.

Tahun 2000 dia mendirikan organisasi nirlaba PharmAccess Foundation untuk meningkatkan akses terapi HIV/AIDS di berbagai tempat di kawasan sub-Sahara Afrika dan Asia.

Prof Barre-Sinousi mengatakan, tidak ada pilihan lain kecuali untuk melanjutkan Konferensi Internasional AIDS Ke-20 Tahun 2014 yang akan dimulai pada Ahad lusa hingga 25 Juli.

Konferensi itu dijadwalkan akan dihadiri pula oleh mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan pesohor Bob Geldof.

Sementara itu organisasi kesehatan dunia WHO juga telah mengkonfirmasi bahwa lembaganya kehilangan salah satu staffnya, Glenn Thomas, dalam kecelakaan pesawat Malaysia MH17.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Donald Trump: Saudi Tak akan Bertahan 2 Pekan tanpa AS

Donald Trump: Saudi Tak akan Bertahan 2 Pekan tanpa AS

Musim Haji Tutup Kerugian Agen Perjalanan Mesir

Musim Haji Tutup Kerugian Agen Perjalanan Mesir

Halliburton Akan Bangun Penjara Senilai 30 Juta Dolar

Halliburton Akan Bangun Penjara Senilai 30 Juta Dolar

Iraq Menggantung 42 Milisi Sunni

Iraq Menggantung 42 Milisi Sunni

Dua Putri Petinju Muhammad Ali Promosikan Dokumenter “I Am Ali” di Inggris

Dua Putri Petinju Muhammad Ali Promosikan Dokumenter “I Am Ali” di Inggris

Baca Juga

Berita Lainnya