Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Jangan Beli “Kurma Rasa Penjajah”

www.checkthelabel.org.uk
Bagikan:

Hidayatullah.com–Selama Ramadhan, penjajah zionis ‘Israel’ mengimpor berton-ton kurma ke Eropa dan Amerika Utara. Penjajah mengeruk keuntungan ratusan juta dolar dari penjualan kurma yang ditanam di lahan Palestina terjajah di Lembah Yordan. Lahan tersebut merupakan milik keluarga Palestina yang kini hidup dalam kemiskinan, sementara penjajah merampok hasil tanah tersebut. Sekitar 60 persen kurma yang dijual penjajah ditanam di lahan Palestina yang mereka jajah.

Bagi ummat Islam, Ramadhan adalah waktu untuk mengingat mereka yang kurang beruntung. Ini adalah saat untuk merenung dan memperbaiki iman. Dengan demikian, membeli kurma yang membantu meneruskan penindasan akan bertentangan dengan semangat yang dikandung bulan Ramadhan.

Setiap tahun, penjajah mengekspor kurma senilai jutaan poundsterling ke seluruh dunia, yang tanpa sadar banyak dikonsumsikaum Muslim untuk berbuka puasa. Padahal dengan membeli kurma tersebut, Muslim telah membantu penjajah meneruskan penindasan terhadap rakyat Palestina. Oleh karena itu, kampanye “Cek Label” yang menginformasikan kepada Muslim di seluruh dunia untuk tidak membeli “kurma rasa penjajahan” ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Info lebih lengkap mengenai kampanye ini bisa dilihat di: www.checkthelabel.org.uk */IMEMC|Sahabat Al-Aqsha

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Bikin Iklan “Brengsek” Gereja Terima Kecaman

Bikin Iklan “Brengsek” Gereja Terima Kecaman

Eks PM Turki Ahmet Davutoglu: Saya Perintahkan Militer Tembak Jatuh Jet Apapun Dari Arah Suriah

Eks PM Turki Ahmet Davutoglu: Saya Perintahkan Militer Tembak Jatuh Jet Apapun Dari Arah Suriah

Mesir Membuka Kembali Masjid Kuno Mustafa Gorgi

Mesir Membuka Kembali Masjid Kuno Mustafa Gorgi

Pria yang Sebut Presiden Xi Jinping “Badut” Terkait Penanganan Covid-19 di China, Diperiksa Komisi Korupsi

Pria yang Sebut Presiden Xi Jinping “Badut” Terkait Penanganan Covid-19 di China, Diperiksa Komisi Korupsi

masker gereja

Sebanyak 50 Juta Masker yang Dipesan Inggris untuk Nakes Tidak akan Dipakai karena Alasan Keselamatan

Baca Juga

Berita Lainnya