Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pimpinan Gereja Jehovah’s Witnesses Divonis Bersalah atas 8 Kejahatan Seksual

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang pimpinan gereja Jehovah’s Witnesses telah dinyatakan bersalah melakukan serangkaian pemerkosaan dan serangan seksual kepada sejumlah wanita dan anak-anak gadis.

Mark Sewell, 53, asal Barry di Vale of Glamorgan, Wales, Inggris, menyangkal tuduhan kejahatan yang dilakukannya selama 8 tahun itu.

Para juri di pengadilan tinggi Methyr Tydfil menyatakan pemimpin Jehovah’s Witnesses itu bersalah atas delapan dakwaan, termasuk satu dakwaan pemerkosaan.

Hakim mengatakan kepada Sewell agar bersiap untuk menerima hukuman berat ketika menghadiri sidang mendatang guna mendengarkan vonis hukuman yang akan diberikan kepadanya.

Setelah berunding selama lebih dari 9 jam, para juri secara bulat keluar dengan vonis bersalah untuk 5 perbuatan tidak senonoh yang dilakukan pria tambun itu atas dua anak gadis, lansir BBC Jumat (27/6/2014).

Sewell hanya dinyatakan tidak bersalah atas satu dakwaan berupa perbuatan tidak senonoh.

Menurut paparan di dalam persidangan, Sewell menggunakan “posisi kekuasaannya” sebagai tetua di kalangan jemaat gereja di Barry untuk “mengeksploitasi dan melecehkan” para wanita dan anak-anak.

Jaksa penuntut Sarah Waters mengatakan, Sewell menggunakan pengaruhnya untuk melakukan perbuatan tidak senonoh dan serangan seksual selama bertahun-tahun demi mendapatkan kepuasan seksualnya sendiri.

Di awal sidang jaksa wanita itu mengatakan, “Dia adalah seorang predator seksual yang memanfaatkan kesempatan yang ada untuk memuaskan nafsu seksualnya.”

Antara tahun 1987 dan 1995 Sewell melakukan serangan seksual terhadap dua gadis muda, memperkosa seorang jemaat wanitanya.

Wanita tersebut kemudian mengalami keguguran.

Dalam sidang hakim Richard Twomlow kepada Sewell mengatakan, dengan tipu muslihatnya, kata-kata manis dan kemunafikannya terdakwa berhasil melakukan perbuatan yang tidak patut itu selama bertahun-tahun. Akan tetapi, juri tidak bodoh dan tidak tertipu olehnya , sehingga sekarang terdakwa terancam hukuman berat.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pengadilan Banding Restui Sidang Radovan Karadzic

Pengadilan Banding Restui Sidang Radovan Karadzic

Rusia Serang Rumah Sakit di Suriah: Tak Ada Teroris, yang Ada Bayi

Rusia Serang Rumah Sakit di Suriah: Tak Ada Teroris, yang Ada Bayi

“Berguru” kepada Google, Tidak Bisa Dirujuk

“Berguru” kepada Google, Tidak Bisa Dirujuk

Al Azhar: “Tak Ada Dialog dengan Vatikan, Sebelum Maaf”

Al Azhar: “Tak Ada Dialog dengan Vatikan, Sebelum Maaf”

Muslim Uighur: “Situasi di Negara Kami Tidak Manusiawi”

Muslim Uighur: “Situasi di Negara Kami Tidak Manusiawi”

Baca Juga

Berita Lainnya