Selasa, 2 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Internasional

Mahasiswa Kedirgantaraan Malaysia Ditawari Beasiswa ke LN Jika Hafal Al-Qur’an

teganukita.my
Bagikan:

Hidayatullah.com–Para mahasiswa Kedirgantaraan di Malaysia telah ditawari kesempatan untuk mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri jika mereka berhasil menghafal Al-Qur’an.

“Untuk memajukan ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu duniawi, program ini merupakan proyek percontohan untuk menghasilkan ilmuwan Muslim di bidang kedirgantaraan, “ kata Menteri Besar Terengganu Ahmad Razif Abd Rahman kepada kantor berita Bernama, Senin (02/05/2014).

“Hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 menunjukkan bahwa kita kekurangan ahli di bidang ini dan harus bergantung pada keahlian dari negara-negara Barat,” tambahnya.

Para mahasiswa yang telah lulus  nanti diharapkan bisa dipekerjakan oleh Pusat Sains dan Kreativiti Terengganu (PSKT).
Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dilaporkan sedang menyiapkan kertas kerja untuk mengidentifikasi perguruan tinggi yang sesuai di luar negeri.

“Saya telah meminta UMT untuk menyiapkan kertas kerja untuk mengidentifikasi biaya dan daftar perguruan tinggi yang sesuai termasuk yang ada di China, Rusia dan Amerika Serikat karena mereka maju dalam bidang kedirgantaraan. Kebetulan, tahun ini UMT telah menandatangani kerjasama dengan seorang ahli kedirgantaraan dari Amerika Serikat. Saya akan menunjuk dia menjadi penasihat PSKT, ” tegas Ahmad Razif Abd Rahman.

 

Rep: Abdullah al-Mustofa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mendagri Jerman: Gereja Seharusnya Promosi Integrasi Muslim

Mendagri Jerman: Gereja Seharusnya Promosi Integrasi Muslim

Jemaat Gereja Sepi, Seorang Pendeta Jerman Izinkan Ibadah melalui Twitter

Jemaat Gereja Sepi, Seorang Pendeta Jerman Izinkan Ibadah melalui Twitter

Pedagang Kain Didakwa Membakar Mobil Dinas Mufti Perlis

Pedagang Kain Didakwa Membakar Mobil Dinas Mufti Perlis

BlackBerry Dinilai Ancam Keamanan Nasional Uni Emirat Arab

BlackBerry Dinilai Ancam Keamanan Nasional Uni Emirat Arab

Myanmar Tolak Disebut Diskriminatif, Tuduh Pengungsi Rohingya Manfaatkan Situasi

Myanmar Tolak Disebut Diskriminatif, Tuduh Pengungsi Rohingya Manfaatkan Situasi

Baca Juga

Berita Lainnya