Kamis, 21 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Keluarga Corrie Ajukan Banding ke MA Israel

Rachel Corrie saat berupaya menghentikan buldozer yang menghancurkan rumah-rumah penduduk Palestina. Ia akhirnya tewas digilas buldozer tersebut.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Keluarga seorang aktivis Amerika Serikat yang mati di Palestina, mengajukan banding ke Mahkamah Agung Zionis Israel agar membatalkan putusan pengadilan yang lebih rendah dan menahan tentara yang bertanggung jawab atas kematian putri mereka.

Rachel Corrie, aktivis tersebut,  digilas sampai mati lebih dari satu dekade lalu ketika mencoba memblokir buldoser tentara yang sedang bersiap-siap menghancurkan rumah orang Palestina di selatan kota Rafah. Tentara menghancurkan rumah-rumah tersebut karena dianggap sebagai tempat persembunyian para pejuang Palestina.

Dilaporkan The Independent, Rabu (21/5/2014), pihak penguasa Zionis pada waktu itu yang mendukung upaya penyelidikan terhadap militer, kemudian menetapkan bahwa operator bulldozer tidak bisa melihat keberadaan Corrie. Buldoser berat lapis baja itu hanya memiliki celah kecil untuk penglihatan. Hasil penyelidikan –kemudian dilakukan penyelidikan oleh keluarga Corrie–  telah dibantah oleh pihak keluarga dan pendukung.

Sejauh ini kasus Corrie memiliki beberapa tafsir. Pendukung Corrie memandang Zionis telah mengabaikan hukum humaniter internasional, sementara Zionis berdalih kejadian itu berlangsung di zona perang sehingga kebal dari tuduhan.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Indonesia akan Perkuat Dukungan terhadap Palestina

Indonesia akan Perkuat Dukungan terhadap Palestina

pemberontak libya

Libya: Haftar Hanyalah Proksi bagi Pihak-pihak Lain

Thailand Merayu Warga Muslim agar Tidak Memisahkan Diri

Thailand Merayu Warga Muslim agar Tidak Memisahkan Diri

Operasi Plastik Marak di Arab Saudi

Operasi Plastik Marak di Arab Saudi

84 Ribu Orang di-PHK di Amerika Pada Bulan Agustus

84 Ribu Orang di-PHK di Amerika Pada Bulan Agustus

Baca Juga

Berita Lainnya