Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Amerika Serikat Persenjatai Rezim Mesir, Diduga untuk Serang Gaza

The Week
Sampul majalah The Week saat melaporkan kudeta yang dilakukan oleh militer Mesir terhadap pemerintahan Presiden Muhammad Mursi, dengan dukungan Amerika Serikat.
Bagikan:

Hidayatullah.com| Sahabat Al-Aqsha–Pemerintahan Amerika Serikat (AS) di bawah pimpinan Barack Obama mengatakan pada hari Selasa (22/04/2014) bahwa pihaknya telah memastikan Mesir memegang “perjanjian damai dengan Israel”. Perjanjian berjangka waktu 35 tahun tersebut menjadikan Rezim  Mesir dianggap layak mendapat bantuan militer dan bantuan untuk “melawan terorisme”.

“Hari ini, Sekretaris Negara AS (Menteri Luar Negeri), John Kerry, berbicara dengan Menteri Luar Negeri Mesir, Nabil Fahmy untuk menginformasikan bahwa Mesir dapat terus mempertahankan hubungan strategis dengan AS. AS akan membantu Mesir dalam melawan ancaman antarnegara, seperti terorisme selama Mesir terus menjalankan kewajibannya yang tertera dalam perjanjian perdamaian Mesir-’Israel’,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki dalam edaran surat elektronik dikutip AP.

Keputusan ini juga memuluskan jalan bagi 10 helikopter Apache bagi Rezim Mesir yang disediakan AS untuk mendukung Mesir dalam pelaksanaan pemilu dan persoalan keamanan lainnya. Selain helikopter, AS juga akan memberi bantuan senilai 1,3 miliar dolar AS per tahunnya untuk militer Mesir, terutama untuk proses pengamanan di Semenanjung Sinai dan perlawanan terhadap terorisme.

Seorang anggota Senat AS, Senator Patrick Leahy, menuliskan surat keberatan terhadap keputusan ini. Menurutnya, hukum AS menyatakan, apabila terjadi kudeta militer, maka bantuan AS haruslah dihentikan. Akan tetapi, kini AS mengirimkan bantuan kepada rezim Mesir yang melakukan kudeta militer kepada presiden terpilih Mohammad Mursy. Tidak ada tanggapan resmi dari Gedung Putih atas keberatan Senator Leahy.

Para pengamat memperkirakan, langkah yang dilakukan AS, Rezim Kudeta Mesir, dan penjajah zionis ‘Israel’ ini sebagai persiapan untuk menyerang Jalur Gaza dalam waktu dekat. Akan tetapi, sebagaimana kalimat Allah dalam Al-Quran surat ‘Ali Imran [3] ayat 54:

وَمَكَرُواْ وَمَكَرَ اللّهُ وَاللّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

“Mereka membuat makar, dan Allah membalas makar mereka. Dan Allah sebaik-baik pembuat makar.”*

Sampul majalah The Week saat melaporkan kudeta yang dilakukan oleh militer Mesir terhadap pemerintahan Presiden Muhammad Mursi, dengan dukungan Amerika Serikat. foto: The Week

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MSF: 3.600 Warga Suriah Menunjukkan Gejala Neurotoksik

MSF: 3.600 Warga Suriah Menunjukkan Gejala Neurotoksik

Ketika Kertas dan Pensil Langka di Myanmar

Ketika Kertas dan Pensil Langka di Myanmar

Kelompok HAM Minta Malaysia Tidak Tolak Kapal Pengungsi Rohingya

Kelompok HAM Minta Malaysia Tidak Tolak Kapal Pengungsi Rohingya

Pengadilan Jerman Kalahkan Dokter Soal Jilbab Pegawai

Pengadilan Jerman Kalahkan Dokter Soal Jilbab Pegawai

Pemimpin Catalonia Puidgemont Jadi Buronan Spanyol

Pemimpin Catalonia Puidgemont Jadi Buronan Spanyol

Baca Juga

Berita Lainnya