Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mufti Besar Libya Kecam Penculikan Diplomat yang Pakai Nama Islam

Bagikan:

Hidayatullah.com—Mufti Besar Libya Syeikh Sadek Al-Ghairani mengecam penculikan yang belakangan terjadi atas para diplomat dan penyerangan terhadap kedutaan-kedutaan asing di negaranya.

Syeikh Al-Ghairani mengatakan, tindakan tersebut merupakan pengkhianatan atas kepercayaan dan bertentangan dengan ajaran Islam.

Selain itu, kata Syeikh Al-Ghairani, tindakan penculikan dan penyerangan atas kedutaan asing justru mengancam stabilitas negara Libya sendiri dan membuka kemungkinan akan intervensi pihak asing atas negeri itu.

“Dalam Islam tidak diperbolehkan melukai atau menyerang misi diplomatik manapun, atau staf anggotanya, atau berkonspirasi untuk menyerang mereka dengan berbagai alasan, sebab hal semacam itu akan dianggap sebagai sebuah sikap bermusuhan dan mencederai sikap damai dari orang-orang yang menjadi wakil dari negara-negara mereka,” bunyi pernyataan dari kantor mufti Libya itu dikutip Libya Herald.

Dan lebih parahnya, imbuh pernyataan itu, tindakan jahat berupa penculikan atas orang-orang tak bersalah tersebut diklaim dilakukan atas nama Islam, serta mendapat dukungan dari sebagian pengikutnya.

Pernyataan dari kantor mufti itu menyebut orang-orang yang melakukan tindakan-tindakan tersebut sebagai tiran dan pelaku kriminal.

Kasus penculikan terkini menimpa diplomat dan staf kedutaan Tunisia, negara serumpun dan tetangga Libya sendiri.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Tiada Kandidat Muslim dari Partai Oposisi Pimpinan Aung San Suu Kyi

Tiada Kandidat Muslim dari Partai Oposisi Pimpinan Aung San Suu Kyi

Kelompok Islam Maroko Dimata-Matai Kemendagri

Kelompok Islam Maroko Dimata-Matai Kemendagri

Maroko Ingin Bergabung Lagi dengan Uni Afrika Setelah 32 Tahun

Maroko Ingin Bergabung Lagi dengan Uni Afrika Setelah 32 Tahun

Rugi Besar, BlackBerry PHK Ribuan Karyawan Lagi

Rugi Besar, BlackBerry PHK Ribuan Karyawan Lagi

Usai Nonton Laga Amal Sepakbola 28 Orang Positif Covid-19

Usai Nonton Laga Amal Sepakbola 28 Orang Positif Covid-19

Baca Juga

Berita Lainnya