Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Bungkus Polos Diterapkan, Philip Morris Berhenti Produksi di Australia

Berbagai bentuk peringatan gangguan kesehatan pada kemasan rokok.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Australia yang menjadi negara pertama di dunia memperkenalkan “bungkus rokok polos” guna menekan para perokok di negara itu membuahkan hasil. Perusahaan tembakau Philip Morris akan menghentikan pabriknya di Moorabbin, Victoria.

Perusahaan tembakau raksasa ini telah enam puluh tahun berproduksi di Australia. Perusahaan itu mengatakan, pabrik rokoknya akan ditutup pada akhir tahun ini.

Penutupan ini karena adanya penurunan penjualan di tingkat lokal dan peluang ekspor yang terbatas.

Penerapan “bungkus rokok polos” di Australia dalam bentuk melarang penggunaan logo perusahaan dan warna. Di samping itu bungkus rokok harus menampilkan peringatan kesehatan.

“Ini merupakan keputusan yang sangat sulit, dan berita buruk bagi semua karyawan kami,” kata John Gledhill, salah satu Direktur Philip Morris untuk Australia, Selandia Baru, dan Kepulauan Pasifik, dilansir BBC dan The Australian, Rabu (2/4/2014).

“Dengan adanya potensi pembatasan ekspor rokok dari pemerintah Australia, pabrik Moorabin hanya mampu beroperasi kurang dari setengah total kapasitasnya,” ungkap Gledhill.

Manajemen perusahaan mengatakan produksi rokoknya itu akan dipindahkan ke Korea Selatan.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Saudi Berencana Naikkan Uang Diyat

Saudi Berencana Naikkan Uang Diyat

David Kay: CIA Harus Diperiksa

David Kay: CIA Harus Diperiksa

Saudi Menyatakan Hancurkan Sel Teroris Binaan Pengawal Revolusi Iran

Saudi Menyatakan Hancurkan Sel Teroris Binaan Pengawal Revolusi Iran

Pelaku Tabrak Lari Kucing Didenda 1000 Lira

Pelaku Tabrak Lari Kucing Didenda 1000 Lira

Jumlah Migran Suriah di Pulau Lesbos Melebihi Penduduk Lokal

Jumlah Migran Suriah di Pulau Lesbos Melebihi Penduduk Lokal

Baca Juga

Berita Lainnya