Sabtu, 25 September 2021 / 17 Safar 1443 H

Internasional

Setelah Vakum karena Revolusi, Libya Kembali Mencetak Al-Qur`an

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kementerian Kebudayaan Libya merayakan pencetakan pertama kitab suci al-Qur`an sejak terjadinya revolusi rakyat menggulingkan rezim Muammar Qadhafi, Jumat (21/3/2014), lansir Libya Herald.

Perayaan yang dilakukan di Masjid Ibrahim Mahjub di Misrata itu dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Habib al-Amin, pimpinan dewan Misrata Ismail Shaklawan dan sejumlah anggota dewan setempat lainnya, serta banyak pembaca al-Qur`an dan kepala-kepala sekolah pendidikan al-Qur`an dari seluruh penjuru Libya.

Al-Qur`an yang dicetak pada sampulnya tertulis nama negara Libya dan bendera Libya, serta bulan dan bintang. Kitab suci itu tersedia dalam 3 ukuran berbeda, besar, medium dan ukuran saku.

Hasil cetakan al-Qur`an yang dilakukan di bawah pengawasan kementerian itu akan didistribusikan ke seluruh sekolah dan sekolah al-Qur`an yang tersebar di seluruh wilayah Libya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Turki Usir “Bau Alkohol” dari Olahraga

Turki Usir “Bau Alkohol” dari Olahraga

Pengelola Pensiun Belanda Boikot Bank Israel, Zionis Marah

Pengelola Pensiun Belanda Boikot Bank Israel, Zionis Marah

Mahasiswa Singapura  di Mesir Dipulangkan

Mahasiswa Singapura di Mesir Dipulangkan

Paus Sebut Perpecahan Kalangan Kristen Hanya Lemahkan Penginjilan

Paus Sebut Perpecahan Kalangan Kristen Hanya Lemahkan Penginjilan

Covid-19: Dokter di Jerman Serukan Lockdown Guna Mencegah Gelombang Ketiga

Covid-19: Dokter di Jerman Serukan Lockdown Guna Mencegah Gelombang Ketiga

Baca Juga

Berita Lainnya