Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Berperang di Luar Negeri, Bahrain Ancam Warganya dengan UU Anti-Teror

Seorang sniper berjilbab di Aleppo
Bagikan:

Hidayatullah.com—Bahrain hari Kamis (27/3/2014) memberikan ultimatum kepada warga negaranya yang ikut berperang di luar negeri agar kembali dalam waktu 2 pekan, atau jika tidak maka akan dijerat dengan undang-undang anti-teror.

Dalam pernyataannya kementerian dalam negeri mengatakan bahwa warga Bahrain yang sekarang berada di wilayah konflik dengan alasan berjihad harus kembali ke negaranya dalam dua pekan.

Mereka yang tidak kembali akan diproses hukum guna melindungi masyarakat dari aksi-aksi terorisme, kata kementerian.

Akhir Februari lalu, kementerian memperingatakan bahwa undang-undang yang saat ini memberikan hukuman maksimal 5 tahun kepada warganya yang berperang di luar negeri akan diperberat.

Kementerian juga mengatakan akan menuntut warga Bahrain yang berperang di luar negeri, mendorong orang lain untuk melakukan tindakan yang sama atau menjadi bagian dari kelompok ekstrimis agama atau organisasi yang dianggap teroris, lansir AFP.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pemuda Suriah Promosikan Serial TV Turki, untuk Menarik Hubungan Lebih Kuat dengan Dunia Arab

Pemuda Suriah Promosikan Serial TV Turki, untuk Menarik Hubungan Lebih Kuat dengan Dunia Arab

Afrika Selatan akan Paksa Rokok Dijual dalam Kemasan Polos

Afrika Selatan akan Paksa Rokok Dijual dalam Kemasan Polos

Mesir Vonis 2 Warga Israel Penjara Seumur Hidup karena Spionase

Mesir Vonis 2 Warga Israel Penjara Seumur Hidup karena Spionase

Tokoh Syiah: “Kami Hormati semua Mazhab Islam kecuali Wahabi”

Tokoh Syiah: “Kami Hormati semua Mazhab Islam kecuali Wahabi”

Liga Arab Kritik Langkah Amerika Atas UNESCO

Liga Arab Kritik Langkah Amerika Atas UNESCO

Baca Juga

Berita Lainnya