Rabu, 19 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

YouTube Akhirnya Juga Diblokir Turki

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kurang dari sepekan setelah media sosial Twitter diblokir oleh pemerintah Turki, giliran situs berbagi video YouTube mendapat perlakuan yang sama pada hari Kamis (27/3/2014), setelah bocoran yang diduga pembicaraan pertemuan keamanan penting terkait masalah Suriah diunggah ke situs itu.

Direktorat Telekomunikasi Turki (TIB) yang berwenang mengawasi penggunaan internet, menggunakan otoritasnya untuk pertama kali tanpa keputusan pengadilan memblokir YouTube.

Dalam situsnya, TIB menyebutkan sejumlah pasal perundangan yang mendasari keputusannya memblokir YouTube.

Pada 6 Februari lalu, parlemen Turki meloloskan peraturan perundangan mengenai internet, yang mengkhawatirkan Uni Eropa dan LSM-LSM lokal serta oposisi pemerintah.

“Regulasi yang telah disetujui parlemen memeberikan otoritas tak terawasi kepada TIB,” kata Asosiasi Jurmalis Turki mengkritik UU No.5651 yang digunakan TIB sebagai dasar tindakannya memblokir YouTube, lansir Hurriyet.

Bahkan sebelum bocoran terbaru di YouTube, Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan telah mewanti-wanti bahwa blokir yang dilakukan atas Twitter dapat meluas ke YouTube dan Facebook.

Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Turki sedang melakukan pembicaraan dengan pihak YouTube. Pemblokiran bisa dihentikan apabila YouTube bersedia menghilangkan konten yang menjadi keberatan pemerintah Ankara.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Coronavirus: Pastikan Warganya Tidak Berkeliaran, Prancis Kerahkan Drone

Coronavirus: Pastikan Warganya Tidak Berkeliaran, Prancis Kerahkan Drone

Swedia: Positif  Terhadap Migran, Negatif Terhadap Muslim

Swedia: Positif Terhadap Migran, Negatif Terhadap Muslim

partai demokrat

Wanita Kulit Hitam Keturunan Asia Jadi Calon Wapres AS Mendampingi Joe Biden

Amerika Serikat Akan Kirim 1.500 Prajurit Tambahan ke Jerman

Amerika Serikat Akan Kirim 1.500 Prajurit Tambahan ke Jerman

Fatwa Ulama Saudi: Melarang Majikan Mengutip Uang Pekerja Asing

Fatwa Ulama Saudi: Melarang Majikan Mengutip Uang Pekerja Asing

Baca Juga

Berita Lainnya