Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pasca Qadhafi Perusahaan Konstruksi Amerika Mengeruk Untung di Libya

Misrata hancur akibat serangan udara NATO, ketika Muammar Qadhafi digulingkan.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Perusahaan manajemen konstruksi asal Amerika Serikat, Hill International, mengumumkan laba bersih US$1,6 juta untuk tahun 2013.

Hill International dalam sebuah pernyataannya yang dikutip Libya Herald (15/3/2014) mengatakan bahwa perusahaannya menerima sekitar US$9,2 juta dari saldo piutang US$60,0 juta yang dimilikinya sejak Februari 2011, atau ketika perang sipil terjadi dan Amerika Serikat bersama NATO melancarkan serangan udara guna membantu pemberontak menggulingkan Muammar Qadhafi, sehingga banyak terjadi kerusakan bangunan dan fasilitas milik pemerintah di mana-mana.

Lembaga pembangunan Libya, Organisation for the Development of Administrative Centres (ODAC), masih memiliki hutang kepada Hill International sebesar US50,8 juta. Hill mengatakan menunggu pelunasan hutang itu dalam waktu dekat.

“Ini merupakan langkah besar dalam penagihan semua piutang kami dari ODAC dan kembali bekerja di Libya,” kata Raouf S Ghali presiden Hill’s Project Management Group (International).

“Kami saat ini sedang dalam negosiasi dengan ODAC untuk beberapa kontrak baru dan kami sangat mengharagai upaya mereka untuk terus bekerja sama dengan kami, sehingga kami bisa terus menangani program pembangunan pendidikan tinggi mereka,” imbuh Hill International.

Proyek-proyek Hill International di Libya antara lain manajemen desain dan pengawasan pelaksanaan konstruksi untuk perluasan atau pembangunan kampus-kampus universitas di seluruh penjuru negeri.

Semasa Muammar Qadhafi, pemimpin Libya yang memberikan pendidikan gratis kepada seluruh rakyatnya dan mewajibkan anak laki-laki dan perempuan bersekolah, Amerika Serikat merupakan salah satu musuh besar negara.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Syeikh As Sudais Bangga Militer Saudi Bisa Halau Serangaan Houthi ke Makkah

Syeikh As Sudais Bangga Militer Saudi Bisa Halau Serangaan Houthi ke Makkah

Rezim Mesir Eksekusi Mati 2 Anggota Ikhwanul Muslimin

Rezim Mesir Eksekusi Mati 2 Anggota Ikhwanul Muslimin

Punya Rencana Baru di Timur Tengah, Amerika Serikat Menyulut Demonstrasi Anti-Mubarak 2011

Punya Rencana Baru di Timur Tengah, Amerika Serikat Menyulut Demonstrasi Anti-Mubarak 2011

Berniat Hadiri Misa Mandela, Pemimpin Barat Ini Malah Narsis Berfoto Ria

Berniat Hadiri Misa Mandela, Pemimpin Barat Ini Malah Narsis Berfoto Ria

10 Perusahaan Amerika Ini Raup Untung Besar dari Militer Mesir

10 Perusahaan Amerika Ini Raup Untung Besar dari Militer Mesir

Baca Juga

Berita Lainnya