Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Takut Ketahuan Homoseksual, Suami Jerat Leher dan Bakar Istrinya

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang pria pegawai bank yang ingin menyembunyikan penyimpangan orientasi seksualnya menjerat leher istrinya dan membakarnya hanya beberapa bulan setelah menikahi wanita malang itu, demikian terungkap dalam pengadilan.

Jasvir Ram Ginday menyerang Varkha Rani dirumah mereka dengan pipa besi dari sebuah vacuum cleaner.

Pria homoseksual itu membakar mayat istrinya di taman, tetapi mengatakan kepada para tetangganya dia membakar “sampah biasa,” kata Pengadilan Tinggi Wolverhampton, Inggris, dilansir BBC (18/3/2014).

Ginday yang baru berusia 29 tahun mengaku bersalah melakukan pembunuhan tidak disengaja, tetapi dia tidak mengaku membunuh istrinya dengan sengaja.

Pengadilan mengungkap bahwa Rani, 24, menikah dengan Ginday di India bulan Maret 2013 dan pindah ke Inggris untuk tinggal bersama suaminya pada bulan Agustus setelah mendapatkan visa.

Ginday pernah mengatakan kepada seorang temannya bahwa dia tertarik kepada laki-laki pada tahun 2008, kata jaksa Deborah Gould.

Jaksa mengatakan, satu bulan sebelum Rani dibunuh pada 12 Sepetember 2013, seseorang dari rumah itu melakukan pencarian di internet tentang alat pembakaran.

Awalnya Ginday mengatakan kepada polisi bahwa istrinya meninggalkannya setelah memanfaatkan dirinya agar bisa masuk ke Inggris.

Jaksa mengatakan, pelaku berupaya berperan seolah-olah sebagai korban, berlindung dengan status menikah sebagai alasan permanen bahwa dirinya tidak mungkin punya hubungan dengan orang lain.

Selain mengaku bersalah melakukan pembunuhan secara tidak disengaja, Ginday juga mengaku bersalah menghalang-halangi proses hukum dengan cara berbohong kepada polisi.

Persidangan kasus ini masih berlanjut.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Miskin Pembalut, Anak Perempuan di Namibia Disuntik Kontrasepsi

Miskin Pembalut, Anak Perempuan di Namibia Disuntik Kontrasepsi

Palestina Masuk, AS Stop Iuran UNESCO

Palestina Masuk, AS Stop Iuran UNESCO

Sejumlah Wartawan Hilang di Libya

Sejumlah Wartawan Hilang di Libya

Kepercayaan Orang Amerika Terhadap Media Tetap Rendah

Kepercayaan Orang Amerika Terhadap Media Tetap Rendah

Presiden Sri Lanka Menolak Wanita Diperbolehkan Membeli Minuman Beralkohol

Presiden Sri Lanka Menolak Wanita Diperbolehkan Membeli Minuman Beralkohol

Baca Juga

Berita Lainnya