Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pengelolaan 22 LSM Al-Ikhwan Dialihkan ke Pemerintah Mesir

Para pengurus Al-Ikhwan Al-Muslimun berpose di depan kantor pusat di Kairo usai sukses pemilu 2012.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Komite yang bertugas mengelola aset-aset milik Al-Ikhwan Al-Muslimun, yang dibekukan menyusul dinyatakan sebagai organisasi terlarang, memutuskan untuk mengalihkan tanggung jawab pengelolaan 22 lembaga swadaya masyarakat yang berafiliasi pada Al-Ikhwan ke sebuah kementerian.

Keputusan hari Rabu (12/3/2014) itu menjadikan jumlah total organisasi afiliasi Al-Ikhwan yang diambil alih oleh pemerintah menjadi 1.075, kata jurubicara Kementerian Kehakiman Abdel-Abzim El-Ashry. Semuanya dikelola komite dan kementerian sosial.

Menurut jurubicara itu, pengambilalihan tidak dimaksudkan untuk menghentikan aktivitas kemanusiaan yang diberikan, namun untuk menempatkan organisasi-organisasi itu langsung di bawah pengawasan kementerian, lansir Ahram Online.

Bulan September 2013 pengadilan memutuskan melarang seluruh aktivitas Al-Ikhwan Al-Muslimun dan memerintahkan agar semua aset milik organisasi itu disita melalui sebuah komite khusus.

Bulan Desember 2013 pemerintah sementara Mesir menetapkan Al-Ikhwan sebagai organisasi teroris dan membekukan aset pengurus pusatnya serta LSM-LSM yang berafiliasi dengannya.

Sampai pada awal 2014, pemerintah telah menyita aset milik 710 anggota Al-Ikhwan, termasuk yang berupa kendaraan bermotor dan tanah pertanian, serta saham-saham di perusahaan-perusahaan swasta.

Puluhan sekolah yang terbukti berafiliasi dengan organisasi asal mantan presiden Muhammad Mursy itu juga ikut diambil alih.

Sejak Mursy dilengserkan, ratusan anggota Al-Ikhwan dan tokoh-tokoh utamanya ditangkap pihak berwenang Mesir dan dituntut secara hukum dengan dakwaan beragam.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Hamas Beri Selamat Saudi Batalkan Tender Alstom

Hamas Beri Selamat Saudi Batalkan Tender Alstom

Presiden Pemuda OKI: Kebijakan Trump Permalukan AS

Presiden Pemuda OKI: Kebijakan Trump Permalukan AS

KBRI Berikan Bantuan Logistik WNI Anggota Jamaah Tablih yang Tertahan di Pakistan

KBRI Berikan Bantuan Logistik WNI Anggota Jamaah Tablih yang Tertahan di Pakistan

Tak Pekerjakan Warga Saudi, Ribuan Toko Ponsel Ditutup

Tak Pekerjakan Warga Saudi, Ribuan Toko Ponsel Ditutup

Pengadilan Tegaskan Hukuman Mati Atas Muhammad Badi

Pengadilan Tegaskan Hukuman Mati Atas Muhammad Badi

Baca Juga

Berita Lainnya