Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Arab Saudi Larang Iklan Minuman Energi

Keputusan diambil setelah kajian atas minuman energi, walau mereknya tidak disebutkan.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Arab Saudi menerapkan larangan total iklan minuman energi dengan alasan kesehatan. Larangan mencakup iklan di media cetak maupun audio dan visual.

Selain itu minuman energi juga tidak boleh menjadi sponsor untuk acara sosial, budaya, dan olahraga, serta harus menaruh label peringatan tentang dampak buruknya atas kesehatan dalam bahasa Arab dan Inggris di produknya. Demikian diberitakan BBC, Selasa (4/3/2014).

Minuman tersebut juga dilarang dijual di sekolah negeri maupun swasta, serta di klub-klub kebugaran, olahraga, restoran, dan kantin yang berada di gedung-gedung pemerintah.

Larangan disahkan dalam sidang kabinet yang berlangsung di Riyadh, Senin, 4 Maret.

Pembagian secara gratis kepada para konsumen dari semua kelompok umur -yang biasanya dilakukan sebagai upaya promosi- termasuk yang dilarang.

Media setempat melaporkan keputusan diambil setelah Kementerian Dalam Negeri mengkaji ‘dampak buruk dari minuman energi’ tanpa menyebutkan merek-merek yang diteliti.

Minuman energi, yang memiliki kandungan kafein dan gula yang tinggi, amat populer di kalangan remaja di berbagai negara. Kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesehatan belakangan ini semakin meningkat.

Akhir November 2013 satu jaringan supermarket Inggris, Morrison, melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun membeli minuman energi.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Kesehatan Mubarak Dilaporkan Tidak Stabil

Kesehatan Mubarak Dilaporkan Tidak Stabil

Gereja Belgia Setuju Beri Kompensasi Korban Pencabulan

Gereja Belgia Setuju Beri Kompensasi Korban Pencabulan

Wow, 1 Dari 7 Orang Amerika Miskin!

Wow, 1 Dari 7 Orang Amerika Miskin!

Yahudi Orthodoks Dituntut Ikut Wajib Militer

Yahudi Orthodoks Dituntut Ikut Wajib Militer

Masjid Berlin Dibakar, DITIB Minta Rumah Ibadah Muslim Jerman Dilindungi

Masjid Berlin Dibakar, DITIB Minta Rumah Ibadah Muslim Jerman Dilindungi

Baca Juga

Berita Lainnya