Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ditangkap, Misionaris Korea Selatan Akui “Sebarkan Agama” di Korut

bbc
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pernyataan Kim Jung-wook, 50, disampaikan dalam konferensi pers yang terkesan sangat diatur dengan seksama di Pyongyang.

“Saya berpikir menjadikan Korea Utara sebagai negara agama, menghancurkan pemerintah yang sedang berkuasa dan menghancurkan sistem politik,” katanya dalam konferensi pers hari Kamis, (27/02/2014) dikutip BBC.

Kim mengatakan ia masuk ke wilayah Korea Utara dari China Oktober lalu dengan membawa materi-materi penyebaran agama dan ditangkap pihak berwenang Korea Utara sehari setelahnya.

Para pendukungnya di Korea Selatan mengatakan Kim sebelumnya bekerja selama bertahun-tahun menangani pengungsi Korea Utara di China. Mereka menolak dugaan Kim adalah seorang mata-mata.

Aktivitas yang berkaitan dengan agama dibatasi di Korea Utara.

Sejumlah misionaris ditangkap dalam berbagai kesempatan sebelumnya, termasuk John Short, 75, seorang misionaris Australia yang ditangkap di Pyongyang pekan lalu.

Misionaris Australia

John Short, seorang misionaris Australia, ditangkap di Korea Utara setelah ia meninggalkan sebuah pamflet yang mempromosikan agama Kristen di sebuah kuil Budha, demikian diceritakan teman seperjalanannya dari China pada Kamis.

Menurut cerita Karen, istri John, misionaris berusia 75 tahun itu ditangkap oleh polisi Korea Utara pada Senin (17/02/2014) di hotel tempat ia tinggal selama berada di Pyongyang, dua hari setelah tiba dari Beijing sebagai bagian dari tur kelompok kecilnya ke Asia. Karen mengatakan nasib suaminya sekarang berada di tangan Tuhan.

John ditahan karena diduga mendistribusikan pamflet ajaran agama Kristen berbahasa Korea di sebuah kuil dan mencoba mempengaruhi kepercayaan penduduk sekitar, dimana hal itu dinilai ilegal di Korea Utara, negara yang memandang misionaris asing sebagai orang durhaka yang berniat mengobarkan kerusuhan.

ABC Australia melaporkan bahwa John sedang dalam perjalanan bersama seorang warga China beragama Kristen, Wang Chong, yang sekarang telah kembali ke Beijing. Wang mengatakan John meninggalkan sebuah pamflet yang mempromosikan agama Kristen di sebuah kuil Budha di Korea Utara.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Turki Berhasil Kuasai Kota Afrin

Turki Berhasil Kuasai Kota Afrin

Pakatan Harapan Kehilangan 1 Kursi di Selangor, Najib Razak Populer di Medsos

Pakatan Harapan Kehilangan 1 Kursi di Selangor, Najib Razak Populer di Medsos

Mengklaim Meretas Intel dan Nissan, Hacker Swiss Didakwa di AS

Mengklaim Meretas Intel dan Nissan, Hacker Swiss Didakwa di AS

Pejabat Tinggi Iran: Pembalasan Iran akan Menarget Situs Militer

Pejabat Tinggi Iran: Pembalasan Iran akan Menarget Situs Militer

China Raup Untung dari Menjual Alat-alat Penindasan

China Raup Untung dari Menjual Alat-alat Penindasan

Baca Juga

Berita Lainnya