Selasa, 25 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Kabinet Mesir Pimpinan PM Beblawi Mundur

Kabinet Beblawi saat baru dibentuk.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Perdana menteri sementara Mesir Hazem El-Beblawi mengumumkan lewat stasiun televisi pemerintah bahwa kabinetnya mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Adly Mansour.

Menyusul rapat selama 15 menit Senin pagi (24/2/2014), Beblawi mengatakan, “Reformasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja,” seraya menambahkan bahwa rakyat Mesir juga harus ikut berjuang untuk mewujudkan perubahan yang mereka inginkan.

“Sekarang adalah waktunya bagi kita semua untuk berkorban demi kebaikan negara. Daripada mempertanyakan apa yang telah diberikan Mesir kepada kita, seharusnya kita bertanya apa yang telah kita lakukan untuk Mesir,” imbuhnya dikutip Ahram Online.

Beblawi, seorang ekonom terkemuka Mesir, ditunjuk menjadi perdana menteri pada Juli 2013 dalam pemerintahan sementara setelah pemerintahan Muhammad Mursy dilengserkan, menyusul tuntutan rakyat yang turun ke jalan selama berhari-hari.

Dia dikritik banyak pihak karena dianggap terlalu lambat menyatakan Al-Ikhwan Al-Muslimun sebagai organisasi teroris, seiring meningkatnya serangan bom atas kepolisian dan militer menyusul pembubaran kamp demonstran pro-Mursy di bulan Agustus 2013.

Terakhir, pemerintahan Beblawi dihujani kecaman oleh para pekerja terkait masalah ketentuan upah minimum. Para pekerja di bidang transportasi publik, buruh tekstil, polisi berpangkat rendah, pekerja pos, bahkan para dokter bergantian melakukan unjuk rasa dan mogok kerja.

Sebuah sumber pemerintah kepada Ahram Online mengatakan, Presiden Adly Mansour diperkirakan akan menerima pengunduran diri pemerintahan Beblawi itu dan menugaskan Ibrahim Mahleb, menteri perumahan dalam kabinet Beblawi, untuk membentuk kabinet baru.

Dalam pernyataannya, Beblawi mengatakan bahwa pemerintahannya bersedia menerima beban tanggungjawab saat ditunjuk karena orang-orang yang duduk sebagai menteri di kabinetnya adalah mereka yang bersedia menerima tantangan tugas, bukan karena mereka paling memenuhi kualifikasi.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Lagi, Iran Diguncang Gempa Besar di Khash

Lagi, Iran Diguncang Gempa Besar di Khash

IS-K Mengkaim telah Menyerang Taliban di Jalalabad

IS-K Mengkaim telah Menyerang Taliban di Jalalabad

Mahathir Akhirnya Larang Cerai lewat SMS

Mahathir Akhirnya Larang Cerai lewat SMS

Suku Yaman Kecam Rencana AS  Bunuh Ulama

Suku Yaman Kecam Rencana AS Bunuh Ulama

Zidane Bagi-bagi Ta’jil di Jalan-jalan Paris

Zidane Bagi-bagi Ta’jil di Jalan-jalan Paris

Baca Juga

Berita Lainnya