Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Polandia Tangkap Pendeta Muda Pelaku Pedofilia

Paus Fransiskus.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Polisi Polandia telah menangkap seorang pendeta Katolik tersangka pelaku tindak kekerasan seksual terhadap anak-anak.

Pendeta berusia 36 tahun bernama Wojciech G itu melakukan pedofilia saat ditugaskan di Republik Dominika.

Pendeta muda itu membantah tudingan tersebut, lansir BBC.

Wojciech G ditangkap di rumahnya dekat Krakow pada hari Senin (17/2/2014) dan gugatan resminya akan dibuat pada Selasa ini.

Dilansir The Warsaw Voice, Wojciech G sebelum ditangkap bertugas di sebuah paroki di kota Juncalito. Pihak kejaksaan sudah menyelidikinya sejak bulan September tahun lalu.

Sebelum kasus Wojciech, tahun lalu uskup agung Jozef Wesolowski ditarik ke Roma terkait tuduhan kejahatan seksual terhadap anak-anak yang dilakukannya di Republik Dominika.

Wesolowski, 65 tahun, adalah bekas duta besar Tahta Suci Vatikan untuk Republik Dominika. Dia merupakan salah satu pejabat tinggi gereja Katolik yang diperiksa sebagai tersangka pedofilia.

Awal bulan Februari ini, seorang pria Polandia yang pernah menjadi korban kebejatan pendeta saat masih kanak-kanak mengumumkan mengajukan gugatan hukum atas Gereja Katolik Polandia. Kasus itu merupakan gugatan hukum sipil pertama yang diajukan terkait perilaku bejat dan kejahatan seksual pendeta terhadap anak-anak di Polandia.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Berencana Beli Permen $2,2 Juta Menteri Pendidikan Madagascar Dipecat

Berencana Beli Permen $2,2 Juta Menteri Pendidikan Madagascar Dipecat

Wartawan yang Dipenjara Myanmar Dikenakan Tuduhan Baru

Wartawan yang Dipenjara Myanmar Dikenakan Tuduhan Baru

California Perbolehkan Orang Menikmati dan Menanam Ganja

California Perbolehkan Orang Menikmati dan Menanam Ganja

Uni Eropa Siapkan Sanksi Tambahan untuk Otoritas Myanmar

Uni Eropa Siapkan Sanksi Tambahan untuk Otoritas Myanmar

Ketua Muasasah Asteng: Kuota Tidak Ditambah untuk Kenyamanan

Ketua Muasasah Asteng: Kuota Tidak Ditambah untuk Kenyamanan

Baca Juga

Berita Lainnya