Selasa, 25 Januari 2022 / 21 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Erdogan: Turki tak Akui al-Sisi jika Terpilih jadi Presiden Mesir

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan wawancara dengan TV Aljazeera
Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Mentri Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa negaranya tidak akan mengakui Abdul Fattah al-Sisi jika terpilih menjadi presiden Mesir atau siapa saja yang terpilih menjadi presiden Mesir.

Dalam sebuah wawancara dengan Aljazeera,  Kamis, (13/02/2014), Erdogan mengatakan bahwa dirinya tidak mungkin menerima atau mengakui sistem kudeta militer.

Ia menambahkan bahwa pemilihan umum Mesir yang akan berjalan jelas patut dipertanyakan. Turki mengetahui beberapa pengkudeta yang memperoleh persentasi tinggi dari hak suara namun dalam kondisi (rakyat) ketakutan atau semisal hal itu terjadi di Mesir.

Erdogan juga memperjelas bahwa presiden Mohammad Mursy telah memeperoleh 52% hak suara dan rakyat Mesir sendiri berhak menuntutnya mundur dari kepresidenan dengan cara-cara demokratis bukan militer.

Erdogan sangat menekankan persaudaraan antara rakyat Mesir dan Turki. Menurutnya,  kudeta seperti ini tidak berhak bagi rakyat Mesir.

Sebelumnya,  hubungan Turki dengan Mesir sempat tegang pasca kudeta militer terhadap Presiden Mohammad Mursy 3 Juli tahun lalu karena posisi Turki menolak kudeta.

Pada November lalu pemerintah kudeta menarik duta besar Mesir di Ankara dan mengurangi perwakilan diplomatik sedangkan Turki tidak mengambil kebijakan serupa.*/Shalahuddin El Faiz

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Berat Biaya Operasional, Koran The Times dan The Sunday Times Minta Izin Merger

Berat Biaya Operasional, Koran The Times dan The Sunday Times Minta Izin Merger

Sudan Tandatangani Kesepakatan Normalisasi dengan ‘Israel’, Berharap Bantuan Bank Dunia Cair

Sudan Tandatangani Kesepakatan Normalisasi dengan ‘Israel’, Berharap Bantuan Bank Dunia Cair

Qatar Bangun Gedung 40 Lantai untuk Persatuan Ulama

Qatar Bangun Gedung 40 Lantai untuk Persatuan Ulama

Prancis Nyatakan Terlarang Organisasi Rasis Génération Identitaire

Prancis Nyatakan Terlarang Organisasi Rasis Génération Identitaire

Raja Salman Kunjungi Al Azhar, Dukung Pemikiran Al Azhar

Raja Salman Kunjungi Al Azhar, Dukung Pemikiran Al Azhar

Baca Juga

Berita Lainnya