Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pemerintah Libya Memburu Stasiun TV Pro-Qadhafi

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kementerian Informasi Libya berusaha melacak sumber saluran-saluran televisi yang dianggap sebagai pendukung mendiang pemimpin Libya Muammar Qadhafi, karena dinilai membahayakan keamanan dan stabilitas negara.

NileSat, jaringan satelit besar asal Mesir menyangkal memiliki kontrak dengan stasiun-stasiun televisi pro-Qadhafi, kata wakil menteri informasi Lamia Bu Sidra kepada Libya Herald (22/1/2014).

“Perusahaan Mesir itu sangat kooperatif,” kata Bu Sidra, seraya menambahkan bahwa kementeriannya masih bekerja keras menelusuri jaringan yang dipakai stasiun-stasiun televisi pro-Qadhafi tersebut.

NileSat merupakan perusahaan Mesir yang menyalurkan siaran 700 stasiun televisi dan 100 radio digital lewat 3 satelit miliknya.

NileSat pernah menyalurkan siaran 14 kanal televisi milik rezim Muammar Qadhafi sampai bulan Juli 2011, ketika pengadilan Mesir memerintahkan agar pelayanan terhadap kanal pro-Qadhafi tersebut dihentikan. Pengadilan Mesir beralasan, stasiun-stasiun televisi itu menyebarkan kabar bohong seputar revolusi menentang kekuasaan Muammar Qadhafi di Libya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

PM Howard Bertemu dengan Pemimpin Muslim

PM Howard Bertemu dengan Pemimpin Muslim

Eks Agen CIA Dibui 20 Tahun karena Bekerja untuk China

Eks Agen CIA Dibui 20 Tahun karena Bekerja untuk China

Militer Myanmar Lakukan Pemerkosaan terhadap Wanita Rohingya

Militer Myanmar Lakukan Pemerkosaan terhadap Wanita Rohingya

Pesawat Amerika Jatuh, Warga Kyrgyzstan Tuntut Ganti Rugi

Pesawat Amerika Jatuh, Warga Kyrgyzstan Tuntut Ganti Rugi

Tes Covid-19 untuk Kucing dan Anjing yang Menunjukkan Gejala di Korea Selatan

Tes Covid-19 untuk Kucing dan Anjing yang Menunjukkan Gejala di Korea Selatan

Baca Juga

Berita Lainnya