Kamis, 20 Januari 2022 / 16 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

6 Tewas Pasca Bentrok Demonstran-Aparat di Mesir

ilustrasi
Krisis Mesir yang diinginkan Barat dan Israel
Bagikan:

Hidayatullah.com-Pasca referendum kekerasan di Mesir masih saja berlanjut. Demonstrasi yang digelar oleh pendukung Mursy di sejumlah kota di Mesir pada hari Jumat ini diwarnai dengan bentrokan dengan pihak aparat yang menyebabkan 6 demonstran meninggal, demikian lansir Koran Al Ahram Sabtu, (17/01/2014).

6  korban itu terdiri dari 2 korban di Fayum, 2 di Alf Maskan Kairo, dan lainnya di kota 6 Oktober.

Sedangkan di Nasr City para demonstran di Al Azhar memblokade jalan raya pasca shalat Jumat. Dalam bentrokan yang terjadi seorang anggota aparat dan penduduk terluka karena tembakan senapan angin. Aparat juga menahan 125 demontran pro Mursy.

Sebelum ini, laporan Kementerian Dalam Negeri Mesir juga mengatakan sebanyak 444 pendukung Al Ikhwan Al Muslimun ditahan setelah melakukan unjuk rasa menolak referendum.

Referendumkan yang kemungkinan dimenangkan kelompok pro konstitusi kali ini  secara umum kembali memberikan keleluasaan militer untuk ambil bagian dalam proses politik Negara.

Aturan pelarangan partai menggunakan dasar agama ditengarai hanya untuk menghambat gerakan Partai Kebebasan dan Keadilan yang telah dibuat oleh gerakan al Ikhwan al Muslimun.*

Rep: Sholah Salim
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mantan PM Malaysia Najib Razak Ditangkap Komisi Antikorupsi

Mantan PM Malaysia Najib Razak Ditangkap Komisi Antikorupsi

Berzina, Pengemis Wanita Tularkan HIV/AIDS ke Remaja Saudi

Berzina, Pengemis Wanita Tularkan HIV/AIDS ke Remaja Saudi

Berpoligami Pria Pakistan Divonis Penjara dan Denda, Feminis Senang

Berpoligami Pria Pakistan Divonis Penjara dan Denda, Feminis Senang

Haqqani Bantah Bunuh Burhanuddin Rabbani

Haqqani Bantah Bunuh Burhanuddin Rabbani

Uskup Agung Canterbury Tidak Nyaman dengan Pembunuhan Bin Laden

Uskup Agung Canterbury Tidak Nyaman dengan Pembunuhan Bin Laden

Baca Juga

Berita Lainnya