Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Usai Operasi, Kondisi Mayat Hidup Ariel Sharon Semakin Memburuk

Univ Ben Gurion
Prof Alon Friedman dan mesin MRI yang digunakan untuk memeriksa Ariel Sharon (inzet).
Bagikan:

Hidayatullah.com—Mantan perdana menteri Zionis Yahudi Ariel Sharon yang sedang terbaring koma, kondisinya semakin bertambah buruk, kata pihak rumah sakit yang merawatnya.

“Mayat hidup” Ariel Sharon yang dirawat di Rumah Sakit Tel Hasomer di Tel Aviv, pada hari Rabu (1/1/2014) mengalami “masalah ginjal serius” setelah menjalani operasi, kata berbagai laporan dikutip Associated Press.

Seorang jurubicara rumah sakit mengatakan, memburuknya kondisi Sharon terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Ariel Sharon mengalami stroke pada 4 Januari 2006, sehingga koma dan tidak pernah sadarkan diri sampai saat ini.

Sejak menjadi mayat hidup, Sharon mendapatkan beraneka macam perawatan dan operasi medis dan diberi makanan cair lewat selang ke dalam tubuhnya.

Bulan September 2013, Sharon menjalani operasi di bagian perut, untuk memperbaiki masalah sistem infusnya.

Operasi yang berjalan selama satu jam itu direncanakan beberapa bulan sebelumnya.

Para dokter spesialis Israel dan Amerika Serikat Januari 2013 mengatakan bahwa Sharon menunjukkan “aktivitas otak yang signifikan” lewat pemindai MRI. Otaknya merespon gambar foto keluarga yang ditunjukkan kepada dirinya tujuh tahun setelah stroke.

“Para ilmuwan menunjukkan kepada Sharon foto-foto keluarganya, memperdengarkan kepadanya suara putranya dan menggunakan rangsangan berupa rabaan untuk melihat bagaimana otaknya merespon rangsangan-rangsangan itu,” kata Universitas Ben Gurion dalam pernyataannya ketika itu.

Para ilmuwan mengaku sangat terkejut, sebab mereka berhasil merekam aktivitas signifikan dari otak Ariel Sharon selama 2 jam menjalani tes MRI itu, yang menunjukkan bahwa otaknya masinh dapat memproses rangsangan dari luar.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Usamah Hidup Sederhana, Hemat Uang Demi “Berjihad”

Usamah Hidup Sederhana, Hemat Uang Demi “Berjihad”

Suku Asli Namibia Gugat Jerman dalam Kasus Genosida Seabad Silam

Suku Asli Namibia Gugat Jerman dalam Kasus Genosida Seabad Silam

Mantan Presiden Israel Kembali Disangka Lakukan Pelecehan

Mantan Presiden Israel Kembali Disangka Lakukan Pelecehan

Thailand Pelopori Boikot Merk USA

Thailand Pelopori Boikot Merk USA

Direktur CIA John Brennan Menemui Presiden Al-Sisi di Kairo

Direktur CIA John Brennan Menemui Presiden Al-Sisi di Kairo

Baca Juga

Berita Lainnya