Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Laporan Serangan Seksual 2013 di Lingkungan Militer Amerika Meningkat

Bagikan:

Hidayatullah.com—Laporan kejahatan seksual di lingkungan militer Amerika Serikat meningkat lebih dari 50 persen tahun ini, kata pejabat departemen pertahanan.

Lebih dari 5.000 kasus serangan seksual dilaporkan terjadi pada tahun fiskal yang berakhir 30 September 2013. Bandingkan dengan periode 2012 yang mencapai 3.374 kasus, lansir Associated Press (28/12/2013) mengutip data yang diperolehnya.

Sekitar 10 persen dari laporan periode 2013 itu, kasusnya terjadi sebelum korban resmi berdinas di kemiliteran. Angka itu naik dari 4 persen pada periode 2012.

Kolonel Alan R Metzler, wakil direktur kantor pencegahan dan penanggulangan serangan seksual di Pentagon mengatakan, semakin banyak korban yang membuat laporan pengaduan resmi, dibanding hanya meminta perawatan medis tanpa mengajukan tuntutan resmi.

Sejak lama militer berupaya mendorong agar korban mengadukan serangan seksual yang dialaminya. Namun sering kali korban mengeluh takut untuk mengadu jika pelakunya berpangkat tinggi dan mengancam mereka agar tidak melaporkannya.

Akibatnya, banyak tindak kejahatan seksual di lingkungan militer AS yang tidak dilaporkan. Sebuah survei awal tahun 2013 menunjukkan, sekitar 26.000 personel militer Amerika mengaku pernah mengalami serangan seksual atau dipaksa melakukan hubungan seksual.

Menurut laporan terbaru itu, kenaikan jumlah laporan tertinggi, 86 persen, terjadi di kalangan Marinir, yang merupakan kesatuan dengan jumlah personel paling sedikit. Sementara kenaikan terendah, sekitar 45 persen, ada di lingkungan angkatan udara. Angkatan laut mengalami kenaikan jumlah pengaduan 46 persen dan angkatan darat –yang memiliki jumlah personel terbesar– mengalami kenaikan 50 persen.

Jill Loftus, direktur kantor urusan serangan seksual di lingkungan angkatan laut yang juga mencakup korps marinir, mengatakan bahwa kenaikan jumlah pengaduan itu menunjukkan bahwa personel militer di lingkungannya mulai mengerti tindakan-tindakan yang termasuk pelecehan atau serangan seksual.

“Sepertinya, kita menyaksikan semakin banyak orang yang paham apa serangan seksual itu,” kata pejabat wanita tersebut, seraya menambahkan bahwa semakin banyak orang yang berani mengadukan kasusnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pemberontak Al Houthi Hentikan Serangan Rudal ke Saudi dan UEA

Pemberontak Al Houthi Hentikan Serangan Rudal ke Saudi dan UEA

Dikubur di Lokasi Terpisah, Makam Pelaku Serangan Charlie Hebdo Dirahasiakan

Dikubur di Lokasi Terpisah, Makam Pelaku Serangan Charlie Hebdo Dirahasiakan

Reuters

Amerika: Suriah masih punya Senjata Kimia

Terlibat Penculikan YouTuber Muda Meksiko Dihukum Penjara 50 Tahun

Terlibat Penculikan YouTuber Muda Meksiko Dihukum Penjara 50 Tahun

Ini Palestina, Bukan ‘Israel’

Ini Palestina, Bukan ‘Israel’

Baca Juga

Berita Lainnya