Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Natal Eropa Dihantam Badai

Bagikan:

Hidayatullah.com—Lima orang telah dilaporkan tewas sejak Senin (23/12/2013) di Inggris Raya, seiring badai yang menghantam wilayah benua Eropa pada musim Natal tahun 2013 ini.

Di wilayah selatan England, 150 rumah terputus suplai listriknya. Angin berkecepatan sekitar 140 km/jam menghajar wilayah Skotlandia dan Irlandia Utara. Banyak peringatan tentang cuaca buruk dan banjir di seantero Inggris, sehingga kondisi lalu-lintas berbahaya di sejumlah daerah.

“Rencanakan perjalanan Anda dengan baik, beritahu seseorang ke mana Anda akan pergi dan beritahu di mana posisi dan keadaan Anda dari waktu-ke waktu , serta bersikaplah tenang,” saran Frank Bird dari UK Highways Agency.

Sementara itu di bagian barat wilayah Belgia, angin bergerak dengan kecepatan 100 km/jam. Layanan trem di ibukota Brussels terganggu setelah angin menumbangkan pohon-pohon hingga ke akar-akarnya.

Angin badai disertai hujan sangat deras mengguyur wilayah Prancis, terutama Brittany dan Normandi di utara, di mana seorang remaja tewas karena runtuhan dinding sebuah gedung yang roboh.

Sekitar 240.000 di berbagai wilayah Prancis kehilangan pasokan listrik.

Dominique Rousseau manajer sebuah tempat wisata ski di La Pierre Saint Martin di selatan Prancis mengatakan, karena cuaca sangat burut maka lereng-lereng gunung di tutup sementara.

Kecerian Natal berubah menjadi kekacauan, seiring dengan badai yang bergerak ke Spanyol dan Portugal, lansir Euronews Selasa (24/12/2013). Banyak orang terpaksa membatalkan rencana liburan Natal ke kedua negara tujuan wisata itu.

Terminal Utara di Bandar Udara Gatwick di London mengalami pemutusan aliran listrik akibat badai. Banyak penerbangan dibatalkan sejak Selasa dini hari, kecuali untuk penerbangan British Airways yang dipindahkan ke Terminal Selatan.

Situasi tidak lebih baik bagi orang-orang yang ingin keluar dari negara Spanyol. Badai memaksa penerbangan dihentikan di bandara-bandara Bilbau, Aasturias, Santader dan Vigo.

Peringatan bahaya warna merah dikeluarkan di dua distrik di Portugal. Sementara di lima belas distrik lainnya tanda peringatan masih berwarna oranye, peringatan bahaya tertinggi nomor dua.

Perusahaan penyedia listrik terbesar di Portugal, EDP, mengatakan pekerjaan darurat 1.000 karyawannya di wilayah utara dan tengah Portugal terkendala oleh banyaknya pohon yang tumbang.

Pihak berwenang memperingatkan orang-orang agar menjauhi daerah psisir pantai setidaknya sampai hari Kamis besok, sebab gelombang laut mencapai ketinggian 7 meter.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

MILF Nonaktifkan 40.000 Milisi Bangsamoro

MILF Nonaktifkan 40.000 Milisi Bangsamoro

Vatikan Teken Pakta Pertama dengan Palestina, Zionis Israel Marah

Vatikan Teken Pakta Pertama dengan Palestina, Zionis Israel Marah

PM Bahrain Khalifa bin Salman Al-Khalifa Wafat di Amerika Serikat

PM Bahrain Khalifa bin Salman Al-Khalifa Wafat di Amerika Serikat

Inggris Perberat Sanksi Atas Zimbabwe

Inggris Perberat Sanksi Atas Zimbabwe

Sebanyak 5.000 Keluarga Rohingya di Bangladesh Dapat Bantuan Turki

Sebanyak 5.000 Keluarga Rohingya di Bangladesh Dapat Bantuan Turki

Baca Juga

Berita Lainnya