Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Iran Mengaku Punya Ikatan Intelijen Kuat dengan Turki

Bagikan:

Hidayatullah.com—Duta besar Iran untuk Ankara hari Jumat (29/11/2013) mengakui bahwa Teheran menikmati layanan intelijen yang akrab dengan Turki, sebuah pertanda terjalinnya hubungan erat antara kedua negara.

Pernyataan Alireza Bikdeli itu dikemukakan beberapa pekan setelah sebuah koran Amerika Serikat mengklaim –yang dibantah tegas oleh Ankara– bahwa Turki membongkar jaringan inteljen Israel-Iran di Teheran.

Kepada para wartawan di Ankara, Bikdeli mengatakan kerjasama intelijen dan keamanan Iran dengan dinas intelijen Turki MIT meningkat.

Bikdeli juga mengatakan, “tidak ada dasarnya” negara Syiah Iran memata-matai Turki, sebuah negara yang didominasi Muslim (Sunni).

Washington Post bulan Oktober melaporkan bahwa Turki pada 2012 mengungkap identitas intelijen Iran yang terdiri dari 10 orang Iran yang melakukan pertemuan dengan kaki-tangan Mossad di Turki.

Dengan marah, Turki membantah laporan media Amerika Serikat itu.

Bikdeli mengatakan, Teheran bersedia membantu Turki –salah satu negara pengritik paling keras rezim Suriah Bashar al-Assad– untuk memperbaiki hubungan dengan Damaskus, lansir AFP.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Inggris Tarik Pasukan dari Afghanistan Sebelum 2015

Inggris Tarik Pasukan dari Afghanistan Sebelum 2015

Tunisia Mengaku Tak Akan Berhubungan dengan Rezim Israel

Tunisia Mengaku Tak Akan Berhubungan dengan Rezim Israel

Kameramen Al Jazeera Ditembak di Suriah

Kameramen Al Jazeera Ditembak di Suriah

Semakin Banyak Imam di Amerika Serikat

Semakin Banyak Imam di Amerika Serikat

Kokain 360 Kilogram Ditemukan di Pantai Norfolk Inggris

Kokain 360 Kilogram Ditemukan di Pantai Norfolk Inggris

Baca Juga

Berita Lainnya