Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

AS Politisir Kunjungan situs Porno kelompok Islam untuk hancurkan Reputasi Mereka

Bagikan:

Hidayatullah.com–Badan keamanan Amerika Serikat, NSA, mempelajari kunjungan tersangka teroris ke situs-situs porno sebagai cara untuk merusak reputasi mereka, menurut Hufftington Post dikutip BBC, Kamis (27/11/2013).

NSA menerbitkan dokumen yang dibocorkan oleh mantan analis badan itu, ¬†¬†Edward Snowden, yang menunjukkan enam anggota radikal Muslim rentan terhadap tuduhan “pencabulan di online”.

Kerentanan kelompok ini dapat dipelajari melalui penyadapan elektronik dan kemudian dieksploitasi untuk merongrong kredibilitas sasaran, lapor Hufftington.

Kelompok lobi Privacy International menyebut langkah itu “menakutkan”.

“Tanpa membicarakan individu tertentu, tentu tidak mengejutkan bila pemerintah Amerika menggunakan semua cara yang layak secara hukum untuk menekan langkah sasaran teroris yang berupaya membahayakan negara dan meradikalkan pihak lain untuk melakukan kekerasan,” kata Shawn Turner, direktur urusan publik NSA kepada Hufftington Post.

Resolusi hak privasi

Sementara Privacy International mengatakan, “Ini bukan pertama kalinya kita melihat negara menggunakan informasi pribadi seorang individu dengan pandangan yang tidak disepakati pemerintah, dan informasi ini dieksploitasi guna merongrong pesan-pesan individu itu.”

Laporan itu muncul tidak lama setelah pakar PBB menyepakati resolusi untuk “hak privasi”.

Resolusi itu akan diloloskan Majelis Umum PBB sebelum akhir tahun, namun resolusi itu hanya simbolis dan tidak mengikat secara hukum.

Dokumen Snowden yang dibocorkan -tertanggal Oktober 2012- menyebutkan data tersebut disebarkan ke kantor direktur NSA dan ke para pejabat Amerika lain.

Dokumen itu menyebutkan “Sebagian kelemahan, bila diangkat, akan mengungkap dedikasi orang itu terkait tujuan jihad, sehingga kewibawaannya akan hilang.”

Badan keamanan Amerika Serikat, NSA, mempelajari kunjungan tersangka kasus terorisme ke situs-situs porno sebagai cara untuk merusak reputasi mereka, menurut Hufftington Post. Nah, berhati-hatilah.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Menyesal Gabung ISIL Remaja 14 Tahun Ditemukan Terluka di Perbatasan Turki

Menyesal Gabung ISIL Remaja 14 Tahun Ditemukan Terluka di Perbatasan Turki

Erdogan Ingin Kembalikan Penghargaan dari Kelompok Yahudi AS

Erdogan Ingin Kembalikan Penghargaan dari Kelompok Yahudi AS

Dua Profesor Asing akan Ditukar dengan Tiga Militan Afghanistan

Dua Profesor Asing akan Ditukar dengan Tiga Militan Afghanistan

Parlemen Israel Akan Larang Adzan Lewat Pengeras Suara

Parlemen Israel Akan Larang Adzan Lewat Pengeras Suara

Taliban Bersumpah Terus Perangi Amerika

Taliban Bersumpah Terus Perangi Amerika

Baca Juga

Berita Lainnya