Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Serang Masjid Gloucester, 2 Pria Ekstrimis Disel

Bagikan:

Hidayatullah.com—Dua pria telah dijebloskan ke dalam kurungan terkait serangan terhadap sebuah masjid di Gloucester, Inggris, lansir BBC (21/11/2013).

Pelaku menuangkan bensin ke sekitar pintu Masjid An-Nur di Jalan Ryecroft lalu membakarnya pada bulan Juni lalu.

Ashley Juggins, 20, dan Clive Ceronne, 37, sebelumnya mengakui serangan itu tidak memikirkan akibat korban nyawa.

Juggins, warga Brooklyn Road, Cheltenham dipenjara 42 bulan. Sementara Ceronne warga Redwood Close, Gloucester, divonis kurungan 54 bulan oleh pengadilan di Gloucester.

Pengadilan berpendapat, kerusakan masjid yang tidak seberapa adalah karena faktor keberuntungan.

Juggins direkrut oleh Ceronne bergabung dengan kelompok ekstrimis rasis English Defence League (EDL) empat tahun lalu. Aparat mendapati keduanya membuat selebaran EDL di tempat tinggal Ceronne.

Saat memberikan vonis hakim Jamie Tabor mengatakan, dirinya “tidak ragu” bahwa anggota EDL itu berbuat demikian karena membenci para pengikut Islam.

Pandangan ekstrimis semacam itu menganggu stabilitas masyarakat, memupuk rasa saling tidak percaya dan menghancurkan upaya bertahun-tahun pembangunan hubungan antaranggota masyarakat, kata Tabor.

Dalam vonis Juggins, hakim Tabor mengatakan pria berkacamata itu sama-sama bertanggungjawab atas serangan bermotif kebencian rasial tersebut.

Serangan di Glouchester itu terjadi hanya sehari setelah Masjid An-Nur menggelar “open house” bagi warga setempat.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Musim Muson Ancam Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Musim Muson Ancam Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Balon Tiruan Yesus di Yang Kurang Disukai di Melbourne

Balon Tiruan Yesus di Yang Kurang Disukai di Melbourne

Takut Serangan Gas, Zionis Israel Bagikan Masker

Takut Serangan Gas, Zionis Israel Bagikan Masker

Egg Boy: Donasi Hampir A$100.000 untuk Korban Pembantaian di Masjid New Zealand

Egg Boy: Donasi Hampir A$100.000 untuk Korban Pembantaian di Masjid New Zealand

Mahathir: “Amerika Sedang Gulung Tikar”

Mahathir: “Amerika Sedang Gulung Tikar”

Baca Juga

Berita Lainnya