Rabu, 3 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Internasional

Status Husni Mubarak Tetap Tahanan Rumah

Bagikan:

Hidayatullah.com—Mantan presiden Mesir Husni Mubarak tetap menjadi tahanan rumah setelah status darurat negara dicabut pada pertengahan Nopember mendatang, kata Perdana Menteri Hazem el-Beblawi.

Bulan Agustus lalu pengadilan memerintahkan pembebasan Mubarak dari tahanan, karena masa tahanan maksimal sudah berakhir, namun Beblawi menempatkan Mubarak dalam tahanan rumah di Rumah Sakit Militer Maadi, menyusul diberlakukannya status darurat negara.

Berbicara kepada koran Al-Masri Al-Youm hari Kamis (7/11/2013), Beblawi mengatakan Mubarak akan dipindahkan ke rumah tahanan sementara sesuai dengan prosedur hukum pidana.

Namun, perpanjangan masa tahanan atas Mubarak tersebut dinilai sebagian pihak tidak dapat dibenarkan secara hukum.

“Menurut hukum, Husni Mubarak seharusnya dibebaskan setelah status keadaan daruruat berakhir, sebab tidak ada dasar hukum yang melandasinya agar tetap berada dalam tahanan rumah,” kata Dr. Shawky El-Siyad kepada Ahram Online.

“Itu bukan kewenangan perdana menteri,” imbuhnya. “Hanya hakim yang bisa menempatkannya dalam tahanan rumah. Jika El-Beblawi melakukan hal itu maka berarti mengintervensi otoritas kehakiman dan sama sekali tidak bisa diterima.”

Mubarak diadili dalam kasus pembunuhan demonstran Januari 2011 yang berunjukrasa untuk menggulingkan kekuasaannya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kasus Covid-19 Klaster Gereja di Korsel Meningkat

Kasus Covid-19 Klaster Gereja di Korsel Meningkat

Penyiksa Muslimah Chechnya Dimakamkan Bak Pahlawan

Penyiksa Muslimah Chechnya Dimakamkan Bak Pahlawan

“Koalisi Pelangi”, Penolak Syariah Islam

“Koalisi Pelangi”, Penolak Syariah Islam

Usulan Larangan Bikini di Kuwait Ditolak

Usulan Larangan Bikini di Kuwait Ditolak

Perth Bakal Terapkan UU Anti Geng Motor

Perth Bakal Terapkan UU Anti Geng Motor

Baca Juga

Berita Lainnya