Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dewan Ilmuwan Swiss Sebut Yasser Arafat Meninggal Diracun

Presiden Yasser Arafat.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Dewan ilmuwan Swiss menyatakan Rabu (6/11/2013), mendiang mantan Lresiden Palestina Yasser Arafat mungkin telah diracuni hingga meninggal. Menurut pemeriksaan awal, kandungan Polonium di dalam aliran darah Arafat 18 kali lebih tinggi dari batas normal.

Laporan itu secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Otonomi Nasional Palestina sehari sebelumnya. Laporan itu pun hari Rabu dikecam Juru bicara Kementerian Luar Negeri Zionis Israel.

Pejabat Palestina menyebutkan, Zionis Isarel berada di belakang kematian Arafat pada November 2004 di satu rumah sakit di Prancis. Para dokter saat itu mengesampingkan penyebab kematian Arafat adalah stroke.

“Temuan tersebut tidak meyakinkan,” kata Yigor Palmor, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, di dalam pernyataan yang dikirim kepada Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Ditambahkannya, laporan itu “tidak didukung oleh fakta”.

“Kami menduga gelombang tuduhan lebih lanjut, tapi tak ada bukti,” ia menambahkan.

Menurut dia, “Sekalipun ada jejak Polonium yang tertinggal di dalam sistem tubuhnya yang mungkin menunjukkan keracunan, tak ada bukti bahwa Arafat memang telah diracuni. Ada banyak pertanyaan yang masih belum dijawab.”

Ia menyatakan, Israel “sama sekali tidak terlibat dalam kematian Arafat”, dan menyarankan agar masyarakat dunia menunggu temuan satu tim independen ilmuwan Prancis, yang juga memeriksa kematian Arafat.

Berbagai upaya untuk menentukan penyebab kematian Arafat dimulai pada November lalu. Para ahli menggali kuburannya, di tengah keraguan yang meningkat mengenai penyebab kematiannya.

Arafat dimakamkan di Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan.

Suha Arafat, janda mendiang presiden Palestina itu, pada Rabu mengatakan, hasil pemeriksaan yang diserahkan kepada dia tak menyisakan lagi peluang bagi keraguan. Laporan itu membuktikan tak ada penyebab alamiah, kecuali pembunuhan, atas kematian Arafat.

Namun Suha Arafat tidak menyebutkan secara pasti siapa yang berada di belakang kematian suaminya.*

 

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Serikat Guru Inggris Kecam Larangan Jilbab di Sekolah

Serikat Guru Inggris Kecam Larangan Jilbab di Sekolah

Warga Jerman Protes Kebijakan Pembatasan Semasa Pandemi Covid-19

Warga Jerman Protes Kebijakan Pembatasan Semasa Pandemi Covid-19

Tanzania Punya Satgas Pemburu Homoseksual di Dunia Maya

Tanzania Punya Satgas Pemburu Homoseksual di Dunia Maya

Bunuh Rekannya di Iraq Tentara AS Dihukum Seumur Hidup

Bunuh Rekannya di Iraq Tentara AS Dihukum Seumur Hidup

Facebook  Dianggap ‘Memperluas Kebencian’ terhadap Muslim Rohingya di Myanmar

Facebook Dianggap ‘Memperluas Kebencian’ terhadap Muslim Rohingya di Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya