Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dirjen Urusan Agama Turki Larang Tato

Bagikan:

Hidayatullah.com—Direktorat Jenderal Urusan Agama Turki (Diyanet) mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa tato atau rajah tubuh tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“Selain membahayakan kesehatan, tato juga dilarang agama,” kata Diyanet Sabtu (2/11/2013) menjawab pernyataan apakah tato diperbolehkan, lansir Hurriyet Daily News.

“Dalam Islam, berusaha menarik perhatian atas diri seseorang dengan mengubah bentuk dan apa yang sudah diberikan sejak lahir dianggap sebagai mengubah hasil ciptaan, dan oleh karenanya dilarang,” kata Diyanet, seraya menambahkan bahwa membuat tato merupakan kebiasaan orang-orang jahiliyah.

Selain tato, Diyanet juga memperingatkan bahwa Islam melarang laki-laki mengenakan perhiasan, misalnya seperti anting-anting.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Bukan Mahathir Bukan Anwar, Raja Memutuskan Muhyiddin 1 Maret Dilantik Sebagai PM

Bukan Mahathir Bukan Anwar, Raja Memutuskan Muhyiddin 1 Maret Dilantik Sebagai PM

Setelah Berencana akan Awasi Masjid, Presiden Macron Sebut Islam ‘Sedang Mengalami Krisis’

Setelah Berencana akan Awasi Masjid, Presiden Macron Sebut Islam ‘Sedang Mengalami Krisis’

Gereja Roma: Pelecehan Seksual atas Biarawati Meningkat

Gereja Roma: Pelecehan Seksual atas Biarawati Meningkat

Mantan Mufti Kyrgyzstan Berpoligami: Istri Pertama Saya Agak Marah

Mantan Mufti Kyrgyzstan Berpoligami: Istri Pertama Saya Agak Marah

Perusahaan China Klaim Sudah Imunisasi Covid-19 Pekerjanya yang Dikirim ke PNG

Perusahaan China Klaim Sudah Imunisasi Covid-19 Pekerjanya yang Dikirim ke PNG

Baca Juga

Berita Lainnya